blank

Wajah Baru Destinasi Wisata Dolly Maros, Pemdes Tukamasea Target PAD Rp100 Juta

blank

Maros – Kebanyakan orang ketika mendengar wisata alam Dolly Maros, pasti yang terlintas dibenak adalah sebuah tempat wisata yang berada di kaki karst dan kolam renang. Berderet disekelilingnya cafe dan juga gazebo.

Permandian Dolly yang terletak di Desa Tukamasea, Kecamatan Bantimurung, Kabupaten Maros, dahulunya memang seperti itu. Namun, kali ini ada sedikit nuansa berbeda.

Pihak pengelola sepertinya tidak kehabisan akal dalam melakukan pengembangan objek wisata yang belum lama booming itu.

Dari kolam renang dan kini ditambah dengan wisata galung atau sawah.

Launching atau diperkenalkan pertama kali, baru tadi sore sekitar pukul 15.30 wita. Bupati Maros Chaidir Syam sendiri yang meresmikannya, Senin (10/7/2023).

Chaidir menjelaskan Wisata Galung Dolli merupakan hasil kreativitas pemerintah desa dalam mengembangkan Wisata Kolam Dolli.

“Jadi hari ini kita meresmikan destinasi baru di Kolam Wisata Dolli yakni Wisata Galung Dolli, kalau yang terkenal Wisata galung atau sawah hanya ada di Sorga Bumi Jogjakarta, sekarang di Desa Tukamasea ternyata sudah ada juga,” katanya.

Di sini wisatawan bisa menikmati sejuknya air pegunungan yang mengalir ke Kolam Wisata Dolli.

Wisatawan juga bisa berfoto ria di Wisata Galung Dolli yang menyediakan pemandangan hamparan sawah dengan bentang gunung karst di sekelilingnya.

“Kalau masuk di kolam cukup membayar Rp 10 ribu, kalau mau menikmati Wisata Galung Dolli cukup membayar Rp 5 ribu,” imbuhnya.

Ia berharap dengan adanya destinasi baru dapat semakin meningkatkan minat masyarakat untuk berwisata di tempat ini.

“Bahkan dengan pengembangan Wisata Dolli ini bisa menghasilkan pendapatan asli desa dan sisihkan untuk pemberian beasiswa untuk anak SD, SMP dan SMA yang ada disini berjumlah Rp 30 juta,” terang mantan Ketua DPRD Maros ini.

Sementara itu, Kepala Desa Tukamasea, Makmur mengatakan Wisata Galung Dolli ini sudah dirintis sejak 2019 lalu.

Namun baru dibuka untuk umum pada 2021. Ia menjelaskan sejak saat itu, sudah banyak sekali masyarakat yang berwisata di sini.

Apalagi belakangan ini ada destinasi baru, yakni Galung Dolli.

“Alhamdulillah 2021 PAD mencapai Rp 60 juta, 2022, mencapai Rp 65 juta, mudah mudahan bisa mencapai Rp 100 juta dengan adanya Wisata Galung Dolli,” tutupnya.

WhatsApp
Facebook
Twitter

Berita Terkait: