blank

Terima 11 Tuntutan Mahasiswa, DPRD Maros Segera Kami Panggil Pihak Terkait

blank

Maros – Belasan mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Pemuda Pelajar Mahasiswa Indonesia (HPPMI) Maros versi kepemimpinan Wajedi Samalewa, melakukan aksi demonstrasi di depan kantor DPRD Maros, jalan lanto, dg, pasewang, Kecamatan Turikale.

Para mahasiswa berdemonstrasi dengan membakar ban bekas dan bentangkan spanduk bertuliskan “Maros Bermasalah”, seraya bergantian menyampaikan orasi.

Dalam aksi yang dipimpin Agung Maharu ini, membawa 11 tuntutan ke DPRD Maros. Satu tuntutan paling menonjol adalah masalah tunggakan pajak perusahaan seperti PT Semen Bosowa dan kekosongan aturan hukum untuk tenaga kerja lokal.

Usai berorasi dan membakar ban bekas. Belasan mahasiswa itu pun diundang masuk ke gedung utama DPRD Maros untuk menyampaikan langsung aspirasinya. Mereka diterima oleh wakil ketua DPRD Maros, Komisi II Rahmat Hidayat.

Dengan tegas legislator dari fraksi partai PKS itu menerima seluruh tuntutan mahasiswa dan berjanji akan menindaklanjuti sesegera mungkin.

“Kita terima semua tuntutan teman-teman (mahasiswa) dan akan mengkoordinasikan kepada pihak terkait. Termasuk bisa memanggil manajemen beberapa perusahaan yang disebut,” kata Rahmat.

WhatsApp
Facebook
Twitter

Berita Terkait: