Maros – Toko pecah belah dan perabot rumah tangga Al Fathir, terbakar sejak Minggu 19 februari 2023, sekira pukul 15.00 wita kemarin. Lebih dari 22 jam api barulah bisa dipadamkan oleh pemadam gabungan.
Sebanyak 38 unit armada damkar dan 300 personil berjibaku selama peristiwa itu terjadi. Namun, siapa sangka malam ini kobaran api kembali muncul dilokasi tersebut, setelah sebelumnya dinyatakan telah padam.
Dahlim Idris pemilik toko pecah belah dan perabot rumah tangga Al Fathir menceritakan awal terjadinya kebakaran hebat itu.
Ia bilang, pada pukul 15.00 wita kemarin api pertama kali muncul di area gudang plastik. Kemudian, merembes ke beberapa bagian toko yang memiliki luas sekitar 28 are.
“Awalnya api berasal dari gudang plastik namun semakin lama, kobaran api semakin membesar hingga merembes ke sarang walet yang berada di samping gudang,” cerita Dahlim Idris.
Kebakaran ini pun sampai menyedot perhatian publik. Bahkan Bupati Maros Chaidir Syam ikut turun tangan dengan meminta bantuan ke kepala daerah tetangga dan menginstruksikan ke Dinas sosial untuk mendirikan posko darurat masjid Nurul Jihad.
Posko tersebut didirikan untuk mempermudah suplai logistik dan juga sebagai tempat mengevakuasi warga sekitar.
Malam ini, warga kembali heboh. Pasalnya, kobaran api kembali muncul dibeberapa titik lokasi terjadinya kebakaran.







