Makassar | Prof Muzakkir, Wakil Ketua lll Bidang Pembinaan dan Prestasi (Binpres) Koni Sulsel, menanggapi terkait atlet bola voli asal Luwu Utara, Azri Dian Saputri atau yang biasa disapa Puput, yang tidak lanjut sebagai atlet bola voli pantai di PON XX 2021 di Papua.
” Soal itu, saya tidak bisa menjelaskan kalau masalah teknisinya yang berhak menjawab Komisi PBVSI Sulsel atau Bimpresnya,” kata Prof. Mudzakir saat ditemui oleh awak media, Kamis, 3 Sepetember 2021.

Dia katakan, Persoalan yang dialami atlet bola voli pantai asal Luwu Utara Azri Dian Saputri, mengaku tahu melalui media online yang dikirim Kadispora Sulsel kepadanya.
” Setelah membaca isi berita tersebut, saya memforward lagi ke Sekum PBVSI Sulsel. Dan setelah itu, Sekum PBVSI Sulsel ingin mengklarifikasi berita tersebut secara lisan, namun saya dengan tegas menolak klarifikasi secara lisan, ia menginginkan lewat tulisan,” ucap Prof Mudzakir.
Setelah itu, dia menyampaikan Isi surat klarifikasi PBSVI Provinsi Sulawesi Selatan di hadapan awak media:
Aslkm pak Prof,
1). Berdasarkan Surat PP. PBVSI No. 02/SKEP/PP-PBVSI/I/2020 tgl. 12 Januari 2020 Prihal Penetapan Peserta PON XX/2020 Cabor Bolavoli Indoor dan Voli Pantai.
Dalam lampiran surat tsb bhw Tim Puteri Sulsel lolos PON dan tdk ada nama disebutkan (Entry by Cabor).
Dalam aturan PBVSI memang diperbolehkan mengganti pemain sampai saat Entry By Name.
Buktinya pd Entry by Name ada beberapa Provinsi telah mengganti atletnya seperti Jatim, Kalteng, Papua Barat dan lainnya krn beralasan akan mengirim Tim yg terbaik saat ini.
2). Pada saat Try Out Tim Voli Pantai Papua dan Tim Bali di Makassar pd tgl. 22 s/ 24 Oktober 2020 di Lap. Voli PPLP Mksr, Tim Voli Pantai Sulsel telah memperlihatkan hasil permainan yg jauh dari yg kita harapkan dgn dikalahkan oleh Tim PON Voli Pantai Papua (1,2,3) dan Tim Puteri Makassar. (hanya 1 kali menang lawan Tim Bone)
3). Dari hasil pertandingan tersebut serta banyaknya masukan dan tanggapan tentang permainan Tim Voli Pantai Puteri Sulsel yg sangat lemah dalam Serangan serta Block, maka Pengprov. PBVSI Sulsel berkoordinasi dgn Dispora Sulsel utk menambah 1 atlet Puteri utk dilaksanakan seleksi ulang, dan ketiga atlet puteri tersebut telah mendapatkan Uang Transport Latihan dari Dispora Sulsel mulai bulan Maret s/d Desember 2020.
4). Dengan dasar poin 1,2,3 dan demi utk membetuk Tim Voli Puteri Sulsel yg tangguh, maka Pengurus PBVSI Sulsel berkoordinasi dgn Pelatih, Kasi Voli Pantai dan Kabid. Binpres utk melaksanakan seleksi ulang. Namun telah disepakati Pengurus PBVSI Sulsel bhw siapapun atlet yg gugur dalam seleksi tsb akan tetap diberangkatkan ke Papua sbg pendukung tim voli pasir Sulsel dgn biaya PBVSI Sulsel.
5). Seleksi Pertama tgl. 13 – 18 Januari 2021 di Lap. Voli Pasir Jauhpandang – Kab. Wajo melalui Surat Pengurus PBVSI Sulsel No. 03/PENGPROV/PBVSI/SS/I/2020 tgl. 10 Januari 2021 prihal Pemanggilan Seleksi Tahap I dan tembusan Surat ke Ketua Umum Pengkab. PBVSI Luwu Utara dan Kota Makassar.
Yang hadir pd seleksi tsb, yaitu :
1. Ir. Hamka (Sekum PBVSI Sulsel)
2. Bachtiar, S.Sos. (Kasi. Voli Pantai PBVSI Sulsel)
3. Hara Azra (Pelatih Pantai FIVB)
4. Safari, S.Pd. (Pelatih Tim PON)
5. Asri Dian Saputri (Atlet)
6. Sri Ratna (Atlet)
7. Widya Rahayu (Atlet)
8. Tim Voli Pantai Bone (Sparing latihan tanding)
Catatan :
a. Mengingat krn pd saat itu Kota Makassar masuk Zona Merah dan adanya pelarangan kegiatan maka Seleksi dilaksankan di Lap. Voli Pasir Jauhpandang – Kab. Wajo krn disana dianggap salah satu desa bebas Covid-19.
b. Kepada atlet telah disampaikan poin 1,2,3,4 dan diberi penjelasan dan pemahaman ttg hal tsb dan mereka bertiga siap menerima keputusan hasil seleksi.
6). Seleksi Kedua tgl. 21 – 28 Februari 2021 di Lap. Voli Pasir Jauhpandang – Kab. Wajo melalui Surat Pengurus PBVSI Sulsel No. 18/PENGPROV/PBVSI/SS/II/2020 tgl. 15 Februari 2021 prihal Pemanggilan Seleksi Tahap II dan tembusan surat ke Ketua Umum Pengkab. PBVSI Lutra dan Kota Makassar.
Yang hadir pd seleksi tsb, yaitu :
1. Safari, S.Pd. (Pelatih)
2. Asri Dian Saputri (Atlet)
3. Sri Ratna (Atlet)
Sementara itu Sekretaris Umum PBVSI Sulawesi Selatan Hamka, saat di konfirmasi oleh awak media melalui telepon dan pesan whatsApp tapi tidak aktif.(*)
Editor: Basri (ombas)






