Kegiatan ini dikawal langsung oleh Hadijah selaku Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan Pendidikan Nonformal Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Maros, bersama Fitriani Syamsuar selaku Ketua Forum Transisi PAUD-SD Kabupaten Maros.

Menjemput Bola di Wilayah Terpencil

Program ini bertujuan untuk menjemput bola dan memperluas jangkauan layanan pendidikan anak usia dini, khususnya di wilayah-wilayah yang memiliki tantangan geografis atau keterbatasan fasilitas PAUD permanen. Desa Bonto Somba yang terletak di Kecamatan Tompobulu menjadi salah satu wilayah strategis dalam program penataan prasekolah ini.

Langkah nyata Pemkab Maros ini merupakan bentuk dukungan penuh terhadap kebijakan nasional terkait kesiapan anak memasuki jenjang Sekolah Dasar (SD) melalui gerakan Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah. Kehadiran armada PAUD Keliling diharapkan mampu memberikan stimulus edukatif yang ceria, interaktif, dan merata bagi anak-anak di pelosok desa.

Edukasi Orang Tua dan Pendampingan Masa Transisi

Selain memberikan layanan pembelajaran langsung yang menyenangkan bagi anak-anak, tim PAUD Keliling juga berfokus pada dua hal krusial:

  • Edukasi Golden Age: Memberikan pemahaman dan pendampingan kepada orang tua serta masyarakat setempat mengenai pentingnya stimulasi tumbuh kembang anak pada usia emas.

  • Transisi PAUD-SD yang Menyenangkan: Memastikan kesiapan mental dan kognitif anak agar perpindahan menuju bangku Sekolah Dasar berjalan dengan lancar dan tanpa paksaan.

Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, Dinas Pendidikan, Forum Transisi PAUD-SD, serta meningkatnya kesadaran masyarakat desa, target capaian Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah di Kabupaten Maros, khususnya di Kecamatan Tompobulu, optimis dapat terpenuhi demi mencetak generasi emas yang cerdas dan berkarakter