Close Menu
KAMERA LIPUTANKAMERA LIPUTAN

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Bupati Gowa Husniah Talenrang Jadi Tersangka, Pemprov Sulsel Pastikan Pemerintahan Tetap Berjalan

    September 26, 2026

    SITANDUK Sasar Sekolah di Maros, Andi Satriawan Dorong Seluruh Anak Miliki Kartu Identitas

    September 25, 2026

    KKN REG. UNM GEL. 55 Dorong Akses Air Bersih di Desa Botolempangan Kec. Bontoa Kab. Maros

    September 22, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Demos
    • Technology
    • Gaming
    • Buy Now
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
    KAMERA LIPUTANKAMERA LIPUTAN
    • HOME
    • PEMERINTAH
    • POLITIK
    • DAERAH
    Subscribe
    • HOME
    • PEMERINTAH
    • POLITIK
    • DAERAH
    KAMERA LIPUTANKAMERA LIPUTAN
    • PEMERINTAH
    • NASIONAL
    • POLITIK
    • NASIONAL
    • DAERAH
    Beranda ยป Gubernur Sulsel Yakini Budidaya Udang Sitto di Pinrang Bisa Kembali Kejayaannya
    NEWS

    Gubernur Sulsel Yakini Budidaya Udang Sitto di Pinrang Bisa Kembali Kejayaannya

    HTBy HTNovember 17, 2020
    Share WhatsApp Facebook Twitter Telegram Email
    Share
    WhatsApp Facebook Twitter Telegram

    Pinrang | Pemprov SulSel (Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan) bersama Pemda Pinrang terus untuk mendorong minat untuk mengembalikan budidaya udang sitto (windu). Gubernur SulSel, HM Nurdin Abdullah meyakini sitto adalah keunggulan SulSel dan kejayaannya seperti puluhan tahun lalu bisa kembali.

    “Dengan cara menghadirkan benur yang berkualitas. Terus menghadirkan kualitas air diperbaiki, hadirkan teknologi”, imbuhnya.

    Hal itu disampaikan pada panen udang sitto Desa Waetuoe, Kelurahan Lanrisang, Kecamatan Lanrisang, Kabupaten Pinrang, Senin (16/11/20). Wilayah itu merupakan lokasi budidaya windu ramah lingkungan.

    Pembudidaya tambak udang windu di Kabupaten Pinrang menerapkan teknologi konvensional. Sejak ditemukan makanan alami Phronima Sp beberapa tahun silam, pembudidaya makin membangkitkan semangat budidayakan udang windu.

    “Budidaya di sana, sistem budidaya kita di Pinrang itu tradisional, betul murni tradisional, kita tidak pakai pakan buatan, tetapi pakan alami”, ujar Taufik.

    Baca:  Rapat Paripurna Penyampaian Tanggapan DPRD Makassar Terhadap LKPJ Walikota Tahun 2020

    Adalah Pendamping sekaligus Penyuluh Petani Budidaya Windu Lanrisang. Zat kimia tidak digunakan kata dia, tapi menggunakan bahan organik.

    “Kita pakai pakan alami Pronima Suppa, Tekniknya kita kembangkan dulu pronima baru tebar udang. Kalau lainnya tebar udang dulu baru kemudian kita kasih makan. Kita hidupkan dulu pronima, baru kita tebar, di pembudidayaan itu juga ada kita istilah bank pronima, jadi ada petakan untuk pengembangan di situ. Untuk biang (indukan)-nya, pronima”, jelas dia.

    Ketertarikan pembudidaya terhadap komoditi udang windu selain harga jual yang terus meningkat, juga ukuran (size) kecil diminati pasar Jepang. Udang ini juga membawa pengaruh positif pada pola budidaya.

    Udang windu sejak dahulu hingga kini merupakan salah satu komoditas unggulan sektor perikanan Kabupaten Pinrang. Kejayaannya telah ada sejak tahun 1980-an.

    Baca:  Walikota Makassar-Walikota Bontang Berbagi Pengalaman, Bersama Wujudkan Pembangunan Kota

    Dikutip dari bpsdmkp.kkp.go.id, sejak tahun 2005 ditemukan populasi Phronima Suppa (Phronima sp) jenis mikro crustacea yang hidup secara alami pada perairan tambak tertentu di desa Wiringtasi dan desa Tasiwalie kecamatan Suppa, Pinrang. Phronima sp tidak ditemukan pada tambak di luar kedua desa tersebut (Fattah dan Saenong, 2008).

    Saat ditemukan diawal, masyarakat lokal menyebutnya dengan nama were. Itu diartikan sesuai bahasa Bugis yakni berkah.

    Phronima Suppa juga kaya akan nutrisi penring dalam membangun sistem immunitas internal pada udang serta memperbaiki struktur tanah dan lingkungan perairan.

    Hasil analisis proksimat Phronima Suppa memiliki kandungan air 15,2 persen, abu 30,26 persen, protein 38,74 persen, lemak 23,58 persen, serat kasar 12,22 persen dan betn 0 persen (Fattah et al.,2015).

    Baca:  Pemerintah Kabupaten Maros Ucapkan Selamat Kepada Ketua DPRD Maros Muh.Gemilang Pagessa, S.Tr.Sos., M.Si Atas Gelar Doktor Bidang Ilmu Politik Di Unhas

    Udang dimaksud, setelah dipelihara sekitar 40 hari sudah bisa panen sebanyak 200-250 kg/Ha dengan ukuran bobot 16-20 gram/ekor (50-60 ekor/kg).

    Ketua Komunitas Pemerhati Udang Windu (Kontinu) Indonesia, Syarifuddin Zain memgungkapkan bahwa kawasan tersebut menghasilkan udang ramah lingkungan. Dan tidak menggunakan pestisida.

    “Bahan organik seperti yang kita buat, yang kita buat sebagai penganti pupuk yang dari daun-daunan saja. Tetapi ada satu ekstraknya yang kita buat sendiri”, terangnya.

    Kontinu Indonesia juga berperan penting, misalnya mencari bahan baku yang lebih murah, dimana pembudidaya dapat membawa sendiri bahannya untuk diolah dengan memberikan subsidi.

    “Dia hanya membayar 1/4-nya saja dan sudah dirasakan manfaatnya”, tegasnya. (AMBAE)

    salam #AMBAE

    Gubernur Sulsel Yakini Budidaya Udang Sitto di Pinrang Bisa Kembali Kejayaannya
    Share. WhatsApp Facebook Twitter Telegram Copy Link Email
    Previous ArticleWagub Sulsel Prihatin Nenek yang Tinggal di Kandang Kambing
    Next Article Geopark Maros-Pangkep ke Rinjani-Lombok, Ditandai MoU

    Berita Lainnya:

    PEMERINTAH

    Bupati Gowa Husniah Talenrang Jadi Tersangka, Pemprov Sulsel Pastikan Pemerintahan Tetap Berjalan

    September 26, 2026
    PEMERINTAH

    SITANDUK Sasar Sekolah di Maros, Andi Satriawan Dorong Seluruh Anak Miliki Kartu Identitas

    September 25, 2026
    PEMERINTAH

    KKN REG. UNM GEL. 55 Dorong Akses Air Bersih di Desa Botolempangan Kec. Bontoa Kab. Maros

    September 22, 2026
    PEMERINTAH

    GMBI Maros Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Dusun Rea-Rea, Tupabiring

    September 21, 2026
    DAERAH

    Kabar Baik : APBD Maros Perubahan 2026 Naik Rp54,16 Miliar, Prioritaskan Gaji PPPK hingga Jalan Baru Tompobulu

    September 11, 2026
    Pos-pos Terbaru
    • Bupati Gowa Husniah Talenrang Jadi Tersangka, Pemprov Sulsel Pastikan Pemerintahan Tetap Berjalan
    • SITANDUK Sasar Sekolah di Maros, Andi Satriawan Dorong Seluruh Anak Miliki Kartu Identitas
    • KKN REG. UNM GEL. 55 Dorong Akses Air Bersih di Desa Botolempangan Kec. Bontoa Kab. Maros
    • GMBI Maros Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Dusun Rea-Rea, Tupabiring
    • Isu Rencana Pinjaman Rp100 Miliar Pemkab Maros, DPRD Maros Pertanyakan RAPBD 2027
    Top Posts

    Polemik Kuota Haji, PW GP Ansor Sulawesi Selatan Satu Intruksi Pimpinan Pusat

    Maret 16, 20266,595 Views

    Optimalkan Mutu Pendidikan, Bupati Maros Lantik dan Mutasi 25 Kepala Sekolah

    Januari 30, 2026976 Views

    Pemprov Sulsel Buka Pengajuan Bantuan Dukungan Desa Mandiri 2026, Simak Syarat dan Kategorinya!

    Januari 25, 2026827 Views
    Stay In Touch
    • Facebook
    • YouTube
    • TikTok
    • WhatsApp
    • Twitter
    • Instagram
    Latest Reviews
    MAKASSAR

    Polemik Kuota Haji, PW GP Ansor Sulawesi Selatan Satu Intruksi Pimpinan Pusat

    RedakturMaret 16, 2026
    PEMERINTAH

    Optimalkan Mutu Pendidikan, Bupati Maros Lantik dan Mutasi 25 Kepala Sekolah

    HTJanuari 30, 2026
    PEMERINTAH

    Pemprov Sulsel Buka Pengajuan Bantuan Dukungan Desa Mandiri 2026, Simak Syarat dan Kategorinya!

    HTJanuari 25, 2026
    Most Popular

    Polemik Kuota Haji, PW GP Ansor Sulawesi Selatan Satu Intruksi Pimpinan Pusat

    Maret 16, 20266,595 Views

    Optimalkan Mutu Pendidikan, Bupati Maros Lantik dan Mutasi 25 Kepala Sekolah

    Januari 30, 2026976 Views

    Pemprov Sulsel Buka Pengajuan Bantuan Dukungan Desa Mandiri 2026, Simak Syarat dan Kategorinya!

    Januari 25, 2026827 Views
    Our Picks

    Bupati Gowa Husniah Talenrang Jadi Tersangka, Pemprov Sulsel Pastikan Pemerintahan Tetap Berjalan

    September 26, 2026

    SITANDUK Sasar Sekolah di Maros, Andi Satriawan Dorong Seluruh Anak Miliki Kartu Identitas

    September 25, 2026

    KKN REG. UNM GEL. 55 Dorong Akses Air Bersih di Desa Botolempangan Kec. Bontoa Kab. Maros

    September 22, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok WhatsApp
    • Home
    • Technology
    • Gaming
    • Phones
    • Buy Now
    © 2026 KAMERA LIPUTAN by WEBPro.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.