Close Menu
KAMERA LIPUTANKAMERA LIPUTAN

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Damkar Maros Bantu Warga Cari HP Jatuh ke Selokan di Jalan Baru Mamminasata

    Agustus 16, 2026

    Rumah Panggung di Mandai Maros Terbakar, 3 Armada Damkar Turun Tangan

    Agustus 16, 2026

    BPTH Wilayah II Bagikan Bibit Gratis di Maros, Ketua SMSI Beri Apresiasi dan Siap Mendampingi

    Agustus 16, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Demos
    • Technology
    • Gaming
    • Buy Now
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
    KAMERA LIPUTANKAMERA LIPUTAN
    • HOME
    • PEMERINTAH
    • POLITIK
    • DAERAH
    Subscribe
    • HOME
    • PEMERINTAH
    • POLITIK
    • DAERAH
    KAMERA LIPUTANKAMERA LIPUTAN
    • PEMERINTAH
    • NASIONAL
    • POLITIK
    • NASIONAL
    • DAERAH
    Beranda » Sebuah Babak Baru: Ketika 4.862 Tenaga Honorer Maros Akhirnya Meraih Status PPPK Paruh Waktu
    NEWS

    Sebuah Babak Baru: Ketika 4.862 Tenaga Honorer Maros Akhirnya Meraih Status PPPK Paruh Waktu

    RedakturBy RedakturSeptember 11, 2025
    Share WhatsApp Facebook Twitter Telegram Email
    Oplus_16908288
    Share
    WhatsApp Facebook Twitter Telegram

    MAROS, Kameraliputan.com – Ribuan doa terjawab, perjuangan panjang terbayar lunas. Sebanyak 4.862 tenaga honorer di Kabupaten Maros kini bisa bernapas lega setelah secara resmi dinyatakan lulus sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu. Pengumuman ini bukan sekadar berita administratif; ia adalah cerminan dari dinamika panjang dalam pengelolaan tenaga honorer di seluruh Indonesia, dan khususnya di Maros, menjadi penanda sebuah era baru bagi ribuan individu dan keluarga., Kamis (11/09/2025).

    Andi Sri Wahyuni AB, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Maros, menegaskan bahwa kelulusan ini adalah wujud pengakuan atas dedikasi para tenaga non-ASN yang telah lama mengabdi. “Mereka yang lolos adalah tenaga non-ASN yang sudah terdaftar dalam database kami dan minimal telah mengabdi selama dua tahun saat pendaftaran,” jelasnya, Kamis lalu.

    Yang menarik, proses seleksi kali ini dirancang untuk meminimalisir beban. Peserta yang lolos tidak perlu lagi mengikuti tes ulang, sebab mereka telah melalui seleksi tahap I atau tahap II sebelumnya. Ini adalah langkah efisien yang menunjukkan pemahaman pemerintah daerah terhadap pengalaman dan kualifikasi yang telah dimiliki para honorer. Tahap selanjutnya bagi para lulusan adalah mengunggah Daftar Riwayat Hidup (DRH) dan dokumen pendukung lainnya sesuai ketentuan yang tertera dalam pengumuman, sebuah formalitas menuju gerbang status kepegawaian yang lebih jelas.

    Baca:  Perkuat Peran dan Fungsi Humas OPD Kabupaten/Kota se-Sulsel, Diskominfo Sulsel Gelar Workshop Kehumasan

    Perbedaan dan Harapan yang Menggantung

    Namun, di balik kabar gembira ini, terdapat satu aspek penting yang masih dalam tahap diskusi: perbedaan penghasilan antara PPPK paruh waktu dengan PPPK umum. “Bedanya adalah penghasilannya. Namun, hal ini masih dalam pembahasan Tim TAPD (Tim Anggaran Pemerintah Daerah) karena melalui APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah),” imbuh Sri Wahyuni.

    Pernyataan ini menggarisbawahi realitas bahwa meskipun status telah didapatkan, detail finansial masih menjadi pekerjaan rumah. Bagi para honorer, ini berarti sebuah langkah maju, namun dengan harapan agar skema penghasilan nantinya dapat memberikan kesejahteraan yang layak sesuai beban kerja dan pengalaman yang telah mereka curahkan selama bertahun-tahun.

    Baca:  Komisi D DPRD Makassar Dukung Walikota Langkah Penataan BUMD

    Kisah Perjuangan Risna: Sebuah Simbol Keuletan

    Di antara ribuan nama yang terukir dalam daftar kelulusan itu, ada Risna, seorang honorer yang tak bisa menyembunyikan rasa harunya. Suaranya bergetar menahan air mata syukur. “Saya mengabdi di (Bagian) Pembangunan dari 2008-2019, kemudian sejak 2019 sampai sekarang di Protokol,” ungkapnya, merangkum perjalanan panjangnya selama 17 tahun mengabdi tanpa status kepegawaian yang pasti.

    Risna bukan nama asing dalam perjuangan PPPK. Ia menceritakan bahwa dirinya sudah tiga kali mengikuti seleksi PPPK. Kegagalan sebelumnya tidak mematahkan semangatnya, melainkan memupuk tekadnya. “Saya memang tidak pernah ikut CPNS, tapi alhamdulillah kali ini bisa lulus PPPK,” tambahnya dengan senyum lega. Kisah Risna adalah refleksi dari ribuan honorer lain yang telah berjuang, jatuh bangun, dan akhirnya menemukan titik terang. Dedikasi seperti inilah yang menjadi tulang punggung pelayanan publik di banyak daerah.

    Baca:  Walikota Makassar Serukan Resetting Birokrasi, Mendagri Berikan Dukungan

    Langkah Maju Menuju Kesejahteraan dan Profesionalisme

    Kelulusan 4.862 tenaga honorer sebagai PPPK paruh waktu di Maros ini adalah sebuah momen krusial. Ini bukan hanya tentang pengakuan status, tetapi juga tentang memberikan kepastian dan harapan bagi mereka yang selama ini bekerja dalam ketidakpastian. Meskipun dengan status paruh waktu dan detail penghasilan yang masih dirumuskan, kelulusan ini adalah sebuah kemenangan kecil yang besar maknanya.

    Ini adalah jembatan menuju stabilitas yang lebih pasti, sebuah penghargaan atas pengabdian yang tak pernah henti, dan dorongan untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Maros. Semoga langkah ini menjadi awal dari babak baru yang lebih baik, tidak hanya bagi para PPPK paruh waktu yang baru dilantik, tetapi juga untuk kemajuan Maros secara keseluruhan.

    Share. WhatsApp Facebook Twitter Telegram Copy Link Email
    Previous ArticleMasa Depan Maros 2025 Ditetapkan: Wakil Bupati Pimpin Rapat Paripurna Kunci Digitalisasi dan APBD
    Next Article Ashadi Nakhoda Baru PPDI Maros Periode 2025-2030: Amanah dan Kekompakan Jadi Kunci

    Berita Lainnya:

    PEMERINTAH

    Damkar Maros Bantu Warga Cari HP Jatuh ke Selokan di Jalan Baru Mamminasata

    Agustus 16, 2026
    PEMERINTAH

    Rumah Panggung di Mandai Maros Terbakar, 3 Armada Damkar Turun Tangan

    Agustus 16, 2026
    PEMERINTAH

    BPTH Wilayah II Bagikan Bibit Gratis di Maros, Ketua SMSI Beri Apresiasi dan Siap Mendampingi

    Agustus 16, 2026
    PEMERINTAH

    Kebakaran Lahan Meningkat, Damkarmat Pertegas Imbauan Bupati Maros

    Agustus 15, 2026
    PEMERINTAH

    Langkah Kecil dari Posyandu, KKN Unhas Bangun Kesadaran Hukum dan Budaya Pilah Sampah di Bonto Matene

    Agustus 14, 2026
    Pos-pos Terbaru
    • Damkar Maros Bantu Warga Cari HP Jatuh ke Selokan di Jalan Baru Mamminasata
    • Rumah Panggung di Mandai Maros Terbakar, 3 Armada Damkar Turun Tangan
    • BPTH Wilayah II Bagikan Bibit Gratis di Maros, Ketua SMSI Beri Apresiasi dan Siap Mendampingi
    • Jalawaru Team Akan Selenggarakan Perlombaan Jolloro Mini Di Dusun Kalupenrang, Padukan Perlombaan Dengan Pameran UMKM
    • Kebakaran Lahan Meningkat, Damkarmat Pertegas Imbauan Bupati Maros
    Top Posts

    Polemik Kuota Haji, PW GP Ansor Sulawesi Selatan Satu Intruksi Pimpinan Pusat

    Maret 16, 20266,590 Views

    Optimalkan Mutu Pendidikan, Bupati Maros Lantik dan Mutasi 25 Kepala Sekolah

    Januari 30, 2026972 Views

    Pemprov Sulsel Buka Pengajuan Bantuan Dukungan Desa Mandiri 2026, Simak Syarat dan Kategorinya!

    Januari 25, 2026824 Views
    Stay In Touch
    • Facebook
    • YouTube
    • TikTok
    • WhatsApp
    • Twitter
    • Instagram
    Latest Reviews
    MAKASSAR

    Polemik Kuota Haji, PW GP Ansor Sulawesi Selatan Satu Intruksi Pimpinan Pusat

    RedakturMaret 16, 2026
    PEMERINTAH

    Optimalkan Mutu Pendidikan, Bupati Maros Lantik dan Mutasi 25 Kepala Sekolah

    HTJanuari 30, 2026
    PEMERINTAH

    Pemprov Sulsel Buka Pengajuan Bantuan Dukungan Desa Mandiri 2026, Simak Syarat dan Kategorinya!

    HTJanuari 25, 2026
    Most Popular

    Polemik Kuota Haji, PW GP Ansor Sulawesi Selatan Satu Intruksi Pimpinan Pusat

    Maret 16, 20266,590 Views

    Optimalkan Mutu Pendidikan, Bupati Maros Lantik dan Mutasi 25 Kepala Sekolah

    Januari 30, 2026972 Views

    Pemprov Sulsel Buka Pengajuan Bantuan Dukungan Desa Mandiri 2026, Simak Syarat dan Kategorinya!

    Januari 25, 2026824 Views
    Our Picks

    Damkar Maros Bantu Warga Cari HP Jatuh ke Selokan di Jalan Baru Mamminasata

    Agustus 16, 2026

    Rumah Panggung di Mandai Maros Terbakar, 3 Armada Damkar Turun Tangan

    Agustus 16, 2026

    BPTH Wilayah II Bagikan Bibit Gratis di Maros, Ketua SMSI Beri Apresiasi dan Siap Mendampingi

    Agustus 16, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok WhatsApp
    • Home
    • Technology
    • Gaming
    • Phones
    • Buy Now
    © 2026 KAMERA LIPUTAN by WEBPro.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.