Kegiatan ini merupakan langkah strategis pemerintah untuk mendukung target nasional pencapaian swasembada pangan berkelanjutan serta optimalisasi penyerapan gabah dan beras melalui Perum BULOG di wilayah Sulawesi Selatan.

Target Ambisius Menuju Swasembada Pangan

Dalam sambutannya, Zulkifli Hasan menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah untuk mengamankan stok pangan nasional. Ia memproyeksikan produksi pangan tahun ini akan mengalami peningkatan signifikan.

“Tahun ini (produksi) di atas 34 juta ton, jadi akan naik produksinya. Bersama BULOG, kita menargetkan serapan sebesar 4 juta ton setara beras untuk tahun 2026 ini,” ujar Menko Pangan di hadapan para tamu undangan dan petani.

Dukungan Infrastruktur dan Kolaborasi Daerah

Zulkifli Hasan juga memberikan apresiasi khusus kepada para pimpinan daerah, terutama Bupati Maros dan Bupati Gowa, atas kontribusi mereka dalam menjaga lumbung pangan nasional. Sebagai bentuk dukungan nyata, pemerintah berencana membangun infrastruktur pendukung di wilayah tersebut.

“Terima kasih kepada Bupati Maros dan Bupati Gowa. Tanpa dukungan para Bupati, kesuksesan ini tidak mungkin tercapai. Kedepannya, di Maros dan Gowa masing-masing akan dibangun satu gudang baru untuk memperkuat sistem penyimpanan,” tambahnya.

Capaian dan Target Kabupaten Maros

Bupati Maros, Chaidir Syam, Didampingi Ketua Dprd Maros Muh.Gemilang Pagessa mengatakan dalam prosesi panen raya, memaparkan data optimis mengenai produktivitas lahan di wilayahnya. Ia merinci bahwa Kabupaten Maros terus berupaya meningkatkan luas tambah tanam (LTT).

  • Realisasi Produksi 2025: 309.654 ton.

  • Target LTT 2026: 61.000 hektar.

Simbolis Panen Raya

Meski kondisi cuaca sempat diwarnai hujan, acara tetap berlangsung khidmat. Menko Pangan bersama rombongan secara simbolis melakukan pemotongan padi di sawah menggunakan alat tradisional maupun mesin pemanen (combine harvester), didampingi oleh jajaran pimpinan BUMN, TNI, Polri, dan kelompok tani setempat.

Kegiatan ini diharapkan menjadi pemacu semangat bagi para petani di Sulawesi Selatan untuk terus meningkatkan produktivitas demi menjaga ketahanan pangan nasional di masa depan.