KAMERA MAKASSAR — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros kembali mengukuhkan prestasinya yang gemilang sekaligus menorehkan catatan sejarah yang luar biasa dalam sistem tata kelola keuangan daerah. Bertempat di Auditorium Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Sulawesi Selatan, Jalan Imam Bonjol, Makassar, Pemkab Maros secara resmi menerima Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran (TA) 2025 dengan predikat tertinggi, Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), Selasa (2/6/2026).

Pencapaian ini menjadi pembuktian konsistensi yang sangat langka dan membanggakan. Daerah yang dikenal dengan julukan Butta Salewangang tersebut berhasil mempertahankan opini tertinggi dari BPK RI selama 14 kali berturut-turut tanpa terputus dari tahun ke tahun.
Sinergi dan Transparansi Jadi Kunci Utama
Prosesi penyerahan LHP LKPD TA 2025 ini berlangsung dengan sangat khidmat, ditandai dengan penandatanganan berita acara serah terima oleh para pejabat daerah. Acara ini dihadiri langsung oleh Bupati Maros, Dr. H.A.S. Chaidir Syam, S.IP., M.H., bersama Ketua DPRD Kabupaten Maros, Dr.Muhamad Gemilang Pagessa, S.Sos.,serta jajaran pimpinan daerah dan kepala daerah se-Provinsi Sulawesi Selatan.
Dalam sambutannya, Ketua DPRD Maros, Muhamad Gemilang Pagessa, menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang terlibat, khususnya jajaran eksekutif dan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Maros. Sinergi yang kuat antara legislatif dan eksekutif diakui menjadi faktor penentu utama sehingga seluruh proses audit yang dinamis dapat berjalan lancar, kooperatif, serta mampu menyajikan data keuangan secara transparan dan akuntabel.
Bupati Maros, Chaidir Syam, mengungkapkan rasa syukur dan bangganya atas torehan prestasi ini. Menurutnya, mempertahankan opini WTP hingga belasan tahun secara beruntun bukanlah perkara yang mudah, melainkan membutuhkan komitmen, kedisiplinan, dan integritas tinggi dari seluruh elemen pemerintahan.
“Keberhasilan mempertahankan opini WTP selama 14 kali berturut-turut ini adalah bukti nyata komitmen kami semua di pemerintahan. Ini adalah hasil kerja keras bersama dan sinergi yang sangat kuat antara eksekutif dan legislatif. Semua ini kami persembahkan demi kesejahteraan dan kemajuan masyarakat Butta Salewangang,” tegas Chaidir Syam.
Komitmen Berkelanjutan dalam Tata Kelola Keuangan Terbaik
Predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang diraih secara konsisten ini menunjukkan bahwa laporan keuangan Pemkab Maros telah disajikan secara wajar dalam semua hal yang material, sesuai dengan Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP) yang berlaku di Indonesia. Hal ini juga menandakan bahwa sistem pengendalian internal (SPI) di Pemkab Maros berjalan efektif dan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan terpenuhi dengan sangat baik.
Pihak BPK Perwakilan Provinsi Sulawesi Selatan dalam kesempatan tersebut turut memberikan apresiasi tinggi kepada Pemkab Maros. BPK menilai, jajaran manajemen pemerintahan di Kabupaten Maros terus menunjukkan komitmen yang tinggi dan responsif dalam menindaklanjuti berbagai rekomendasi hasil pemeriksaan, serta terus menjaga dan meningkatkan kualitas tata kelola keuangan negara dari tahun ke tahun.
Dengan pencapaian gemilang yang genap berusia 14 tahun ini, Pemkab Maros diharapkan dapat terus mempertahankan standar performa administrasi yang tinggi. Transparansi anggaran harus tetap dijadikan pondasi utama dalam menggerakkan roda pembangunan daerah, guna memberikan pelayanan publik yang semakin prima, bersih, dan berdampak langsung bagi seluruh warga Kabupaten Maros.






