Maros – Daeng Eppe adalah lansia yang tercatat sebagai salah satu warga BTN Griya Maros Indah Lingkungan Sambotara, Kelurahan Bontoa, Kecamatan Mandai, yang saat ini harus numpang-numpang bernaung di rumah tetangganya.
Rumah lelaki yang kesehariannya mengumpulkan plastik bekas itu ludes terbakar kemarin sore, jelang berbuka puasa. Rumahnya yang terbuat dari material kayu (semi permanen) seketika rata dengan tanah.
Padahal, Daeng Eppe sudah mencatat sederet rencana bahagia di hari Raya yang kira-kira empat hari lagi. Belum diketahui pasti penyebab api melahap habis rumah Daeng Eppe.
Namun, warga sekitar menduga api berawal muncul disaat sekelompok anak-anak kecil bermain disekitar tumpukan plastik. Tak berselang lama, tiba-tiba ada api dan seketika membesar.
Dalam peristiwa ini, ia tak sendiri menjadi korban. Dua rumah lainnya juga ikut terbakar. Kondisinya sama, rata dengan tanah. Tak ada yang tersisa kecuali baju di badan.
Peristiwa ini menyedot banyak empati. Warga sekitar pun mendirikan posko, menggalang bantuan dan mengumpulkan donasi. Tak ketinggalan Bupati Maros Chaidir Syam juga datang, pagi tadi, didampingi Lurah Bontoa Ilham Halim dan juga kepala BPBD Maros Fadli. Membawa banyak bantuan untuk ketiga korban kebakaran.
Chaidir mengaku prihatin, terlebih lagi musibah itu datang jelang lebaran. Meski demikian, pihaknya saat ini tengah berupaya mencari solusi.







