Konawe Selatan | Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” kembali dilaksanakan secara virtual di Konawe Selatan, Sulawesi Selatan (18/10). Program ini diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia dan Siberkreasi bersama Dyandra Promosindo. Kolaborasi ketiga lembaga ini dikhususkan pada penyelenggaraan Program Literasi Digital di wilayah Sulawesi. Adapun tema kali ini adalah “Jadi UMKM Juara dengan Pemasaran Digital”.
Program kali ini menghadirkan 637 peserta dan empat narasumber yang terdiri dari Startup Ecosystem Builder, Patrice Sagay; jurnalis ekonomi dan bisnis, Fernando Lumowa; Founder Tentangpuan.com, Neno Karlina Paputungan; serta Direktur LBH Pers Manado, Ferley Bonifasius Kaparang. Adapun sebagai moderator adalah Daniel Hery. Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi menargetkan 57.550 orang peserta.
Acara dimulai dengan video sambutan dari Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, yang menyalurkan semangat literasi digital untuk kemajuan bangsa. Berlanjut ke sesi materi, narasumber pertama, Patrice Sagay, membawakan tema “Peran Literasi Digital di Dunia Marketplace”. Patrice mengatakan, sebelum berbisnis di lokapasar, perhatikan anggaran, siapkan stok, katalog produk, kebutuhan operasional, strategi pemasaran, dan teknologi. Tips berjualan di lokapasar: lengkapi profil toko, deskripsi dan foto produk menarik, beri pilihan jasa pengiriman, harga terjangkau, beri promo, dan promosikan lapak di media sosial. “Manfaatkan fitur iklan di lokapasar, upgrade toko, inovasi produk, dan kerja sama bisnis lain,” imbuhnya.
Berikutnya, Fernando Lumowa menyampaikan materi berjudul “Etika dalam Berbisnis Digital UMKM”. Pandemi Covid-19 menimbulkan badai perubahan perilaku masyarakat di semua sektor. Masyarakat memasuki era disrupsi, termasuk makin banyak UMKM yang go digital. “Prinsip utama bisnis digital adalah kepercayaan dengan menjaga kerahasiaan (data), transparansi (harga), media komunikasi, ramah dan santun, serta pelayanan baik,” ucap Fernando.
Pemateri ketiga, Neno Karlina Paputungan, membawakan tema tentang “Peran Literasi Digital untuk Mengubah Mindset Konsumtif Menjadi Lebih Produktif”. Orang-orang gemar belanja daring karena tidak perlu keluar rumah, ada diskon, terhindar dari virus, lebih murah, dan banyak pilihan. Kemudahan ini menimbulkan perubahan dari belanja tradisional ke daring dan memicu perilaku konsumtif. Di sisi lain, membuka peluang usaha lebih luas. “Bangun perilaku produktif dengan berpikir bagaimana menghasilkan uang dari internet, manfaatkan media sosial untuk berjualan, dan asah keahlian misal jadi narablog, naravlog, atau pemengaruh,” terangnya.
Adapun pemateri terakhir, Ferley Bonifasius Kaparang, menyampaikan tema mengenai “Perlindungan Hak Cipta di Ranah Digital (Digital Safety)”. Hak Cipta diatur dalam UU 28 Tahun 2014. Karya cipta digital juga dilindungi (Pasal 40). “Tujuan pengaturan hak digital, di antaranya memberikan perlindungan konten digital, distribusi aman, memastikan keaslian konten, dan mendukung identifikasi peserta serta enkripsi,” pungkasnya.
Selanjutnya, moderator membuka sesi tanya jawab yang disambut meriah oleh para peserta. Selain bisa bertanya langsung kepada para narasumber, peserta juga berkesempatan memperoleh uang elektronik masing-masing senilai Rp100.000 bagi 10 penanya terpilih.
“Adakah tips bagi pebisnis yang terkadang kurang bisa survive di dunia lokapasar karena minim pengetahuan juga kemauan?” tanya Sugiarti kepada Fernando Lumowa. Menanggapi pertanyaan tersebut, Fernando memberi contoh pengalaman yang terjadi pada UMKM di Sulawesi Utara. Ketika memulai bisnis di lokapasar, mereka merasa kesulitan. Seiring waktu, ternyata mereka bisa. Salah satu kuncinya adalah bergabung dalam komunitas yang sama-sama membangun dan mau belajar. Kedua, kerja keras dan pantang menyerah,” terangnya.
Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi akan diselenggarakan secara virtual mulai Mei 2021 hingga Desember 2021 dengan berbagai konten menarik dan informatif yang disampaikan narasumber terpercaya. Bagi masyarakat yang ingin mengikuti sesi webinar selanjutnya, silakan kunjungi https://www.siberkreasi.id/ dan akun sosial media @Kemenkominfo dan @siberkreasi, serta @siberkreasisulawesi khusus untuk wilayah Sulawesi.







