blank

Kawasan PTB Maros Kembali Kebanjiran, Aktivitas Lumpuh

blank

Maros – Pantai Tak Berombak (PTB) adalah ikon Turikale, ibu kota Kabupaten Maros. Selain tenda-tenda kuliner yang dimulai sore hingga larut malam, aktivitas ekonomi banyak dilakukan di sana. Warung kopi, rumah makan, hingga tempat fotokopi dan lembaga pembiayaan ada di kawasan itu.

Tetapi hari ini, Selasa, 14 Februari 2023, beberapa di antaranya lumpuh. Sebagian besar malah harus tutup.

Air menggenangi kawasan PTB sejak malam tadi. Hingga berita ini diturunkan pukul 14.53 Wita, relatif belum surut.

“PTB seperti nyawa, tetapi sekarang seperti melemah,” ucap Muhammad Ikhsan, warga Barandasi yang kerap nongkrong di PTB.

Banjir cukup parah pada akhir Desember 2022 lalu juga menimpa PTB. Jika debit air Sungai Maros sudah berlebih, air akan menggenangi Jalan AP Pettarani, Kassi, hingga ke PTB, bahkan kantor bupati.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Maros, Fadli mengatakan, total ada tujuh kecamatan yang terdampak banjir. Marusu, Maros Baru, Lau, Turikale, Mandai, Simbang, dan Bantimurung.

Ia menyebutkan kemungkinan akan ada penambahan wilayah banjir, mengingat kondisi cuaca yang masih belum bersahabat.

“Kemungkinan hari ini akan bertambah parah karena debit air belum turun, sementara hujan masih terus terjadi,” kata Fadli.

Mantan Camat Turikale itu mengungkapkan, hingga saat ini belum ada warga yang dievakuasi ke posko induk di Kantor BPBD Maros. Sebagian besar warga terdampak masih bertahan di rumah masing-masing atau mengungsi ke rumah keluarganya.

“Kalau di posko induk belum ada. Tapi yang ada tadi malam 14 warga di Kalabbirang diungsikan ke Kantor Camat Bantimurung,” ujarnya.

Pemerintah daerah sudah menginstruksikan kepada pemerintah desa hingga kecamatan untuk menyediakan posko tanggap bencana.

WhatsApp
Facebook
Twitter

Berita Terkait: