blank

Jelang Akhir Masa Bakti Pengurus, KONI Maros Bersiap Gelar Musorkab dan Tetapkan Syarat Calon Ketua

blank

KAMERA MAROS – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Maros mulai memanaskan mesin organisasi menjelang berakhirnya masa bakti kepengurusan periode berjalan. Sebagai langkah awal strategis, pengurus KONI Maros menggelar rapat koordinasi penting bersama pengurus Cabang Olahraga (Cabor) di bawah naungannya untuk mempersiapkan agenda akbar: Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab).

blank

Pertemuan yang berlangsung dalam suasana kekeluargaan namun tetap formal ini berfokus pada pembentukan Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) serta perumusan kriteria calon nakhoda baru KONI Maros untuk periode mendatang.

Fokus Sinergi dan Keberlanjutan Prestasi
Rapat koordinasi yang dilaksanakan di ruang pertemuan KONI Maros tersebut dihadiri langsung oleh jajaran pimpinan teras, di antaranya Marjan Massere  Ketua KONI Maros, Sekretaris Chaerul Syahab, serta Bendahara Suguti Og Ngemba. Hadir pula puluhan perwakilan dari berbagai cabang olahraga serta perwakilan dari Dinas Perhubungan dan instansi terkait Pemerintah Kabupaten Maros.

Pertemuan ini menjadi penegasan dari komitmen yang terpampang pada spanduk utama kegiatan: “Kolaborasi untuk Meraih Prestasi”. Pengurus menekankan pentingnya menjaga stabilitas organisasi agar pembinaan atlet di Kabupaten Maros tidak pincang selama masa transisi kepemimpinan.

blank

Pembentukan TPP dan Syarat Bakal Calon Ketua
Salah satu agenda krusial dalam rapat tersebut adalah penyusunan tata cara pemilihan, yang meliputi penentuan mekanisme pendaftaran serta syarat-syarat ketat bagi figur yang ingin bertarung memperebutkan kursi Ketua Umum KONI Maros.

Berdasarkan hasil koordinasi, kriteria baku yang ditetapkan bagi para bakal calon antara lain:

Dukungan Tertulis dari Cabor: Bakal calon diwajibkan mengantongi surat dukungan tertulis yang sah dari minimal 25 persen dari total Cabang Olahraga (Cabor) yang aktif dan terdaftar secara resmi di bawah naungan KONI Maros.

Pengalaman Manajerial Olahraga: Figur calon harus memiliki rekam jejak atau pengalaman minimal pernah menjabat sebagai pengurus KONI atau sekurang-kurangnya menjadi pengurus inti di tingkat Cabang Olahraga.

Kemandirian dan Kemampuan Finansial: Mengingat dinamika pengelolaan olahraga daerah yang menuntut loyalitas tinggi, calon ketua diharapkan memiliki kemandirian ekonomi serta kemampuan (kapabilitas) finansial yang kuat guna mendukung kemajuan prestasi olahraga di Butta Salewangang.

Menjaga Momentum Prestasi Olahraga Maros
Di sela-sela pemaparan materi, dinamika rapat berjalan cukup interaktif. Para pengurus cabor yang hadir tampak memberikan masukan konstruktif agar proses penjaringan dapat berjalan transparan, akuntabel, dan bebas dari konflik kepentingan.

Agenda Musorkab ini dipandang sangat vital. Pasalnya, siapapun ketua yang terpilih nantinya akan memikul tanggung jawab besar untuk mempertahankan sekaligus meningkatkan prestasi olahraga Kabupaten Maros, baik di tingkat regional seperti Porprov (Pekan Olahraga Provinsi) maupun di kancah nasional.

Jadwal resmi pelaksanaan Musorkab serta pembukaan pendaftaran bagi para kandidat akan diumumkan secara detail oleh Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) dalam waktu dekat setelah seluruh administrasi dan SK kepanitiaan rampung disahkan.

WhatsApp
Facebook
Twitter

Berita Terkait: