MAROS, Kamera Pemerintah – Bupati Maros, Dr. H.A.S. Chaidir Syam, S.IP., MH., secara resmi membuka Kegiatan Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) bagi Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Maros Tahun 2025. Upacara pembukaan yang berlangsung khidmat ini digelar di Ruang Pola Kantor Bupati Maros pada hari Senin, 21 Juli 2025.
Kegiatan ini menandai dimulainya masa karantina dan pelatihan intensif bagi 75 putra-putri terbaik Maros yang terpilih untuk mengemban tugas mulia pada Upacara Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.
Acara pembukaan turut dihadiri oleh jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Plus Kabupaten Maros, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Maros, jajaran tim pelatih Diklat Paskibraka 2025, serta pengurus Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kabupaten Maros dan para stakeholder terkait.

Puncak acara ditandai dengan prosesi pelepasan dan penyematan atribut pelatihan secara simbolis oleh Bupati Maros bersama unsur Forkopimda Plus. Atribut tersebut dipasangkan kepada perwakilan dari 72 orang Calon Paskibraka tingkat Kabupaten Maros dan 3 orang Calon Paskibraka utusan Kabupaten Maros untuk tingkat Provinsi Sulawesi Selatan.
Dalam sambutannya, Bupati Chaidir Syam menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya kepada para calon Paskibraka yang telah berhasil melewati seleksi ketat.
“Kalian adalah putra-putri terbaik Kabupaten Maros yang telah terpilih mengemban amanah besar ini. Menjadi seorang Paskibraka bukan hanya tentang kemampuan baris-berbaris, tetapi tentang membentuk karakter, disiplin, kepemimpinan, dan menanamkan rasa cinta tanah air yang mendalam,” ujar Bupati Chaidir Syam.
Beliau juga berpesan agar seluruh peserta mengikuti kegiatan Diklat dengan sungguh-sungguh, menjaga kesehatan fisik dan mental, serta menyerap semua ilmu yang diberikan oleh para pelatih.
“Jadikan pelatihan ini sebagai kawah candradimuka untuk menempa diri. Ilmu yang kalian dapatkan di sini bukan hanya untuk tugas pada 17 Agustus nanti, tetapi akan menjadi bekal berharga untuk menjadi pemimpin di masa depan. Jaga nama baik diri sendiri, keluarga, dan Kabupaten Maros,” tegasnya.
Kegiatan pemusatan Diklat ini diselenggarakan oleh Badan Kesbangpol Kabupaten Maros bekerja sama dengan PPI Maros dan tim pelatih dari unsur TNI/Polri. Selama beberapa minggu ke depan, para calon Paskibraka akan mendapatkan materi pelatihan yang mencakup Peraturan Baris-Berbaris (PBB), wawasan kebangsaan, pembinaan mental, hingga simulasi pengibaran bendera.
Dengan dibukanya Diklat ini, seluruh calon Paskibraka Kabupaten Maros tahun 2025 kini resmi memasuki masa pemusatan untuk mempersiapkan diri secara maksimal demi kesuksesan pelaksanaan tugas mereka di hari yang bersejarah.







