Bupati Maros, Chaidir Syam menjadi pembicara dalam ajang Konferensi ASEAN Heritage Parks (AHP) ke-7 di Bogor Jawa Barat. Dalam pertemuan ini ia mempromosikan pariwisata Maros, juga mempromosikan kopi Mallawa ke para peserta.
Chaidir Syam mengaku, Kopi Mallawa saat ini sudah siap bersaing di kancah internasional, layaknya kopi lokal dari daerah lain. Olehnya, ia tak malu membawa bingkisan kopi Mallawa untuk diperkenalkan di setiap acara yang dihadirinya.
“Ajang ini diikuti 11 negara ASEAN dan beberapa negara dari Eropa. Ini Kesempatan juga buat kita untuk memperkenalkan kopi Mallawa sebagai kopi asal Maros ke peserta,” katanya, Kamis (3/10/2022).
Ia memberikan bungkusan kopi Mallawa ke sejumlah peserta konferensi, diantaranya ke perwakilan dari negara Eropa. Ia meminta agar kopi yang diberikannya itu bisa dibawa ke negara asal mereka.
“Ada perwakilan Rropa, kami minta dicoba sekaligus nanti dibawa pulang ke negaranya untuk diperkenalkan di sana, kalau ini Kopi Mallawa dari Maros,” ujarnya.
Menurut Chaidir Syam, upaya melestarikan alam dan keanekaragaman hayati, juga harus dibarengi dengan mendorong produk-produk lokal agar sumber daya alam bisa juga membawa manfaat ekonomis ke masyarakat.
“Produk kopi Mallawa yang sedang kita dorong go internasional ini juga merupakan upaya pemerintah daerah dalam pelestarian lingkungan dan keanekaragamana hayati,” lanjutnya.
Dengan adanya produk unggulan itu, masyarakat lokal akan terdidik untuk memanfaatkan potensi sumber daya alam mereka tanpa harus merusaknya. Terlebih, jika produk itu bisa menjadi komoditas utama dari kegiatan ekonomi mereka.
Chaidir Syam menyebut, saat ini pihaknya terus mendorong agar produk kopi Mallawa bisa terus bersaing di pasaran. Ia bersama Wakil Bupati Maros, Suhartina Bohari terus memberikan pelatihan ke petani kopi di Mallawa agar menghasilkan produk yang terbaik.
“Saya bersama bu Wakil Bupati Maros sangat serius untuk menjadikan kopi Mallawa kita ini menjadi produk yang nantinya menembus pasar internasional. Jadi kita fokuskan dulu ke petaninya agar menghasilkan kopi yang terbaik,” pungkasnya.







