MAKASSAR— Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman mendampingi Menteri Koordinator Bidang Pangan RI Zulkifli Hasan dalam kegiatan penyaluran alokasi bantuan pangan berupa beras kepada masyarakat di Kota Makassar, Rabu (7/10/2026).
Penyaluran bantuan tersebut menjadi bagian dari perhatian pemerintah terhadap pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan di daerah.
Dalam kegiatan tersebut, alokasi bantuan pangan yang disalurkan mencapai **22,5 ton beras**. Kehadiran Gubernur Sulsel bersama Menko Pangan menunjukkan sinergi pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam memastikan program bantuan pangan dapat berjalan dan dirasakan langsung masyarakat.
Bantuan pangan menjadi salah satu instrumen pemerintah untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok sekaligus menjaga daya beli. Program tersebut juga sejalan dengan upaya pemerintah dalam menjaga ketersediaan dan stabilitas pangan.
Andi Sudirman menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat terhadap Sulawesi Selatan. Menurutnya, dukungan pemerintah pusat sangat penting dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus memberikan perlindungan kepada masyarakat.
Kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah juga dinilai penting untuk memastikan distribusi bantuan pangan berjalan tepat sasaran.
Sementara itu, Zulkifli Hasan yang juga Ketua Umum DPP PAN berada di Makassar dalam rangkaian agenda pelantikan pengurus PAN se-Sulsel. Sebelum menghadiri pelantikan, Zulhas juga meninjau kegiatan sosial PANsar Murah yang menyediakan kebutuhan pangan pokok dengan harga terjangkau bagi masyarakat.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian agenda sosial yang dilaksanakan PAN di Sulawesi Selatan. Aksi serupa juga dilakukan di sejumlah kabupaten/kota sebagai bentuk kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat.
Penyaluran bantuan pangan di Makassar diharapkan dapat membantu masyarakat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan beras sebagai salah satu bahan pangan pokok.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan juga terus mendorong sinergi dengan pemerintah pusat dalam menjaga ketahanan pangan, mengingat sektor pangan menjadi salah satu aspek penting dalam menjaga stabilitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
Dengan adanya kolaborasi tersebut, penyaluran bantuan diharapkan tidak hanya menjadi bentuk intervensi jangka pendek, tetapi juga bagian dari strategi menjaga ketahanan pangan dan daya beli masyarakat di Sulawesi Selatan.


