KAMERA MAROS – Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025-2026 menjadi momen krusial bagi anggota DPRD Kabupaten Maros dari Fraksi Nasdem, Muh. Akbar, untuk kembali ke akar rumput. Dalam kegiatan reses yang digelar di Dusun Cambayya, Desa Minasa Upa, Kecamatan Bontoa, Kabupaten Maros, Muh. Akbar hadir untuk mendengar langsung keluh kesah warga yang selama ini mendambakan perbaikan infrastruktur dasar.,Kamis (16/07/2026).
Kegiatan yang berlangsung hangat ini dihadiri oleh puluhan peserta yang terdiri dari berbagai elemen masyarakat, mulai dari tokoh masyarakat, Kepala Dusun, Ketua BPD Minasa Upa, perangkat RT, hingga para tokoh pemuda setempat.

Jeritan Infrastruktur: Jembatan Nyaris Ambruk dan Jalan Rusak
Dalam ruang dialog yang dibuka oleh Muh. Akbar, persoalan infrastruktur menjadi sorotan utama. Salah satu perwakilan warga Dusun Cambayya menyampaikan kondisi darurat terkait akses utama penghubung desa.
“Kondisi jembatan penghubung Dusun Pappaka ke Cambayya sudah sangat memprihatinkan. Struktur bangunannya sudah hampir roboh dan amblas, ini sangat membahayakan bagi anak sekolah dan warga yang melintas setiap hari,” ungkap salah satu warga dengan nada mendesak.
Tak hanya jembatan, keluhan juga tertuju pada akses jalan poros desa sepanjang kurang lebih 5 kilometer yang membentang dari Dusun Kalupenrang menuju Cambayya. Kondisi jalan yang rusak parah dinilai menghambat aktivitas ekonomi masyarakat Bontoa yang sebagian besar menggantungkan hidup pada sektor pertanian dan perdagangan Serta Perikanan.
Krisisi Air Bersih: Janji yang Belum Terealisasi
Di sisi lain, kaum ibu-ibu juga tak ketinggalan menyampaikan aspirasi terkait kebutuhan vital sehari-hari. Mereka menyoroti masalah kelangkaan air bersih yang terus menghantui warga saat musim kemarau tiba. Usulan konkret disampaikan berupa perbaikan sumur tadah hujan yang hingga saat ini belum mendapatkan realisasi perbaikan dari instansi terkait.
Komitmen Muh. Akbar: Aspirasi Adalah Prioritas
Menanggapi berbagai keresahan tersebut, Muh. Akbar menegaskan bahwa kehadiran dirinya di Desa Minasa Upa bukan sekadar seremonial. Ia mencatat seluruh poin aspirasi yang disampaikan sebagai dokumen penting yang akan ia kawal dalam rapat-rapat pembahasan anggaran di DPRD.
“Saya hadir langsung dilapangan mendengar aspira bapak ibu sekalian. Jembatan yang nyaris ambruk dan akses jalan yang rusak adalah prioritas yang harus kita carikan jalan keluarnya segera. Begitu pula dengan ketersediaan air bersih bagi warga, ini kebutuhan dasar yang tidak bisa ditunda,” ujar politisi Fraksi Nasdem ini.
Muh. Akbar berjanji akan segera mengoordinasikan permasalahan ini dengan dinas terkait di Pemerintah Kabupaten Maros agar segera mendapat penanganan atau perbaikan melalui program kerja tahun anggaran mendatang.
Kegiatan reses ini ditutup dengan sesi foto bersama dan diskusi ringan, mencerminkan sinergi yang kuat antara wakil rakyat dan konstituennya dalam membangun Kabupaten Maros yang lebih baik, khususnya di wilayah Bontoa dan Lau.






