blank

*PEDAGANG PASAR RAKYAT SALEWANGANG MAROS DIBEKALI KETERAMPILAN PEMASARAN DIGITAL DAN PEMANFAATAN AI*

blank

KAMERA MAROS., – Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Maros melalui UPTD Pasar dan UPTD Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Kabupaten Maros menyelenggarakan Pelatihan Pemasaran Digital bagi Pedagang Pasar Rakyat Salewangang Maros yang berlangsung selama dua hari, Selasa–Rabu, 23–24 Juni 2026, bertempat di Atrium Pasar Rakyat Butta Salewangang Maros.

blank

Kegiatan ini diikuti oleh 35 pedagang pasar yang berasal dari berbagai sektor usaha, mulai dari pedagang kebutuhan pokok, kuliner, fesyen, hingga produk olahan UMKM. Pelatihan bertujuan meningkatkan kapasitas dan daya saing pedagang pasar dalam menghadapi perkembangan teknologi digital yang semakin pesat.

Pelatihan dibuka secara resmi oleh Kepala Bidang UKM Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Maros, Rostia Basri, ST, dan turut dihadiri oleh Kepala Balai Besar Pengembangan SDM dan Penelitian Komunikasi dan Digital (BBLSDM Komdigi) Makassar serta Wakil Pimpinan Permodalan Nasional Madani (PNM) Makassar sebagai mitra pendukung kegiatan.

Dalam pelaksanaannya, peserta mendapatkan berbagai materi yang relevan dengan perkembangan pemasaran modern. Materi Live Shopping dibawakan langsung oleh instruktur dari BBLSDM Komdigi Makassar yang memberikan pemahaman dan praktik mengenai teknik menjual produk secara langsung melalui platform digital dan media sosial. Selain itu, peserta juga memperoleh materi mengenai Strategi Pemasaran dan Manajemen Berbasis Artificial Intelligence (AI) oleh instruktur dari Kaizen Colaborative Impact, yang membahas pemanfaatan teknologi AI untuk meningkatkan efektivitas promosi, pengelolaan usaha, pelayanan pelanggan, serta pengembangan bisnis.

Kepala Bidang UKM Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Maros, Rostia Basri, ST, dalam sambutannya menyampaikan bahwa transformasi digital bukan lagi menjadi pilihan, melainkan kebutuhan bagi pelaku usaha, termasuk pedagang pasar rakyat.

“Melalui pelatihan ini kami berharap para pedagang pasar dapat memanfaatkan teknologi digital untuk memperluas jangkauan pemasaran, meningkatkan penjualan, dan mampu bersaing di era digital. Pasar rakyat harus bertransformasi menjadi lebih modern tanpa meninggalkan fungsi utamanya sebagai pusat ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala UPTD PLUT Kabupaten Maros, Fahmy, S.Sos, berharap ilmu yang diperoleh peserta dapat langsung diterapkan dalam aktivitas usaha sehari-hari.

“Pelatihan ini bukan hanya menambah pengetahuan, tetapi juga memberikan keterampilan praktis yang dapat langsung digunakan. Kami berharap peserta mulai memanfaatkan media sosial, fitur live shopping, dan teknologi AI untuk mendukung pengelolaan usahanya sehingga omzet dan daya saing usaha dapat terus meningkat,” ungkapnya.

Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari PNM Makassar sebagai bagian dari upaya pemberdayaan dan penguatan kapasitas pelaku usaha mikro di Kabupaten Maros.

Salah seorang peserta pelatihan, Lilo, pedagang produk Inayah Colection di Pasar Rakyat Salewangang, mengaku sangat terbantu dengan materi yang diberikan.

“Selama ini kami hanya berjualan secara langsung di pasar. Setelah mengikuti pelatihan, kami jadi tahu cara mempromosikan produk melalui media sosial, melakukan live shopping, bahkan menggunakan AI untuk membuat konten promosi yang lebih menarik. Kami berharap kegiatan seperti ini bisa terus dilaksanakan,” tuturnya.

Melalui kegiatan ini, Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Maros berharap para pedagang pasar rakyat mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital, meningkatkan kualitas layanan, memperluas akses pasar, dan pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan pelaku usaha serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

WhatsApp
Facebook
Twitter

Berita Terkait: