blank

Lontara Digunakan 42 Ribu Warga, Kecamatan Manggala Tertinggi

blank

Kamera Makassar,-Sejak peluncuran resmi pada 27 Juli 2025 , aplikasi layanan aduan warga Lontara terus mengukir jejak pertumbuhan yang mengesankan. Tak hanya sekedar platform digital, Lontara kini menjadi sarana utama warga Makassar untuk menyuarakan kebutuhan, keluhan, dan harapan mereka—semuanya dalam hitungan detik.

📈 Angka yang

Total unduhan: 42.391 pengguna

Kecamatan teraktif: Manggala – 4.686 warga mengunduh & memanfaatkan Lontara (kelurahan Manggala sendiri mencatat 878 registrasi)

Saingan ketat: Kecamatan Tamalate dan Rappocini berada di urutan berikutnya

Wilayah paling tertinggal: Kepulauan Sangkarrang – sekitar 378 downloader

“Data ini membuktikan bahwa warga Manggala adalah yang paling aktif memanfaatkan fitur aduan Lontara,” ujar Dr. Muhammad Roem , Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Makassar, pada Kamis (11/12).

🗂️ Tiga Kategori Aduan diatasnya

Kategori Jumlah Aduan

Lampu Jalan 491

Persampahan 276

Drainase 266

Total 2.106

Sektor ketiga ini otomatis menjadi fokus penanganan OPD karena volumenya yang paling tinggi. Namun, keunikan Lontara terletak pada kecepatan distribusi laporan :

Distribusi ke OPD : rata‑rata di bawah dua menit (tidak pernah melebihi lima menit).

Respon awal lampu jalan : kurang dari dua menit .

Penyelesaian masalah lampu jalan : rata‑rata tiga hari .

“Kecepatan distribusi laporan menjadi keunggulan utama Lontara,” kata Roem. “Jika laporan tidak sampai ke OPD dalam hitungan menit, maka penanganannya tidak akan cepat.”

🔐 Lontara Juga Menjadi Pilar Pengawas Anti‑Korupsi

Tidak hanya mengurus infrastruktur, Lontara kini terhubung langsung dengan Inspektorat Kota Makassar . Melalui fitur khusus, warga dapat mengirimkan laporan pungli atau indikasi konspirasi secara rahasia, dilindungi sepenuhnya oleh regulasi yang berlaku. Ini menandai langkah penting bagi partisipasi publik dalam mengawasi pelayanan publik secara lebih luas.

“Ayo Gunakan Lontara! Setiap Klik Anda Membawa Perubahan.”

🚀 Menatap Masa Depan: Edukasi ke Tingkat RT/RW

Untuk memastikan seluruh lapisan masyarakat dapat memanfaatkan Lontara secara optimal, Diskominfo berencana memperluas program edukasi setelah meluncurkan perangkat wilayah . Sasarannya:

Workshop di setiap RT/RW kota, mengajarkan cara mengisi laporan, melampirkan foto, dan menelusuri status aduan.

Kolaborasi dengan Kepala Desa , Ketua RT , serta Tokoh Masyarakat untuk menjadi agen perubahan digital.

Peningkatan fitur integrasi dengan OPD Kesehatan , Transportasi , dan Perhubungan pada kuartal berikutnya.

1“Kami ingin semua warga memahami cara memanfaatkan fitur aduan agar pelayanan semakin cepat dan tepat,” pungkas Roem.

Di sebuah gang sempit di Kelurahan Manggala, Siti , seorang ibu rumah tangga berusia 38 tahun, mengirimkan aduan tentang lampu jalan yang mati pada pukul 18.02. Dalam dua menit , notifikasi masuk ke OPD Penerangan Jalan. Petugas menyalakan lampu kembali pada pukul 20.45, tepat tiga jam setelah aduan—menyulut kembali harapan Siti dan tetangganya yang kini dapat pulang dengan aman.

Kisah serupa berulang di Kecamatan Tamalate , di mana Pak Budi , seorang pedagang pasar, melaporkan tumpukan sampah yang mengganggu. Laporan tersebut sampai ke Dinas Kebersihan dalam satu menit , dan tim kebersihan membersihkan area tersebut dalam hari yang sama .

Cerita-cerita mikro ini menegaskan bahwa angka hanyalah permulaan; dampak nyata terasa di setiap sudut kota.

Lontara tidak sekadar aplikasi; ia menjadi jembatan digital yang menghubungkan warga Makassar dengan layanan publik secara cepat, transparan, dan akuntabel. Dengan partisipasi masyarakat yang terus meningkat , terutama di Kecamatan Manggala, serta penanganan aduan yang efisien , Lontara menegaskan bahwa kota ini siap melangkah menuju era pemerintahan yang lebih responsif dan berintegritas .

Kita tunggu bersama bagaimana Lontara akan terus berkembang—dengan lebih banyak laporan, lebih banyak solusi, dan tentunya, lebih banyak senyum warga Makassar yang merasakan manfaatnya.

 

WhatsApp
Facebook
Twitter

Berita Terkait: