MAROS, Kameraliputan.com – Di tengah semangat kebersamaan dan komitmen untuk masa depan yang lebih cerah, Kabupaten Maros kembali menorehkan langkah progresif. Hari ini, Sabtu yang cerah di awal September 2025, Kecamatan Marusu menjadi saksi bisu peresmian sebuah inovasi penting: Dapur Sentra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) 04. Ini bukan sekadar dapur, melainkan jantung harapan baru bagi generasi penerus Maros.
Acara peresmian yang berlangsung khidmat dan penuh makna ini dihadiri langsung oleh tiga pilar utama kepemimpinan di Kabupaten Maros: Bupati Maros, Dr. H.A.S Chaidir Syam, S.IP., MH, didampingi oleh Ketua DPRD Kabupaten Maros, Muhammad Gemilang Pagessa, S.Tr.Sos., M.Si, serta Dandim 1422 Maros, Letkol Arm. Agung Yuhono. Sinergi ketiga instansi ini menandakan tekad bulat pemerintah daerah dalam memerangi isu gizi dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak dini.

Dapur Sentra SPPG 04 di Kecamatan Marusu ini merupakan bagian integral dari program unggulan Pemerintah Kabupaten Maros, yaitu Makan Bergizi Gratis (MBG). Sebuah inisiatif visioner yang bertujuan memastikan setiap anak di Maros, khususnya di wilayah rentan, mendapatkan asupan gizi yang cukup dan berkualitas. Program MBG ini menjadi tameng penting dalam upaya pencegahan stunting dan menciptakan generasi Maros yang cerdas, sehat, dan produktif.
Dalam sambutannya, Bupati Chaidir Syam menegaskan urgensi program ini. “Peresmian SPPG 04 ini adalah bukti nyata komitmen kita bersama. Ini bukan hanya tentang memberi makan, tapi tentang membangun fondasi masa depan Maros. Kita ingin anak-anak kita tumbuh sehat, cerdas, dan siap menjadi pemimpin di masa depan,” ujarnya dengan penuh semangat. Beliau juga menambahkan bahwa Pemerintah Kabupaten Maros menargetkan 24 dapur Sentra SPPG akan beroperasi penuh tahun ini, menjangkau lebih banyak anak-anak di seluruh pelosok Maros.
Senada dengan Bupati, Ketua DPRD Muhammad Gemilang Pagessa menyatakan dukungan penuh legislatif terhadap program ini. “Kami di DPRD siap mengawal dan memastikan program Makan Bergizi Gratis ini berjalan efektif dan efisien. Investasi pada gizi anak adalah investasi paling berharga bagi kemajuan daerah. Dapur sentra ini adalah wujud nyata gotong royong kita,” kata Gemilang, menggarisbawahi pentingnya kolaborasi lintas sektor.
Sementara itu, Dandim 1422 Maros, Letkol Arm. Agung Yuhono, menyoroti peran TNI dalam mendukung program-program kesejahteraan rakyat. “Kami selalu siap bersinergi dengan pemerintah daerah dalam setiap upaya pembangunan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat. Keamanan pangan dan kesehatan generasi muda adalah tanggung jawab kita bersama,” tegas Dandim, menunjukkan kesiapan jajarannya untuk turut serta dalam distribusi dan pengawasan.
Keberadaan Dapur Sentra SPPG ini dirancang untuk efisiensi dan standar kualitas yang tinggi. Dengan konsep sentra, proses pengadaan bahan baku, pengolahan, hingga distribusi dapat terpusat dan terkontrol, memastikan setiap hidangan yang sampai ke meja makan anak-anak adalah makanan yang segar, bersih, dan kaya gizi. Ini adalah langkah maju dalam manajemen gizi komunal yang terintegrasi.
Peresmian Dapur Sentra SPPG 04 di Marusu ini bukan sekadar seremoni pemotongan pita. Ini adalah penanda dimulainya babak baru. Setiap dapur yang beroperasi akan menjadi titik terang, menyebarkan harapan dan energi positif. Dengan target 24 dapur yang akan beroperasi tahun ini, Maros sedang membangun jaringan ketahanan gizi yang kuat, sebuah warisan berharga untuk generasi yang akan datang.
Masa depan Maros, sesungguhnya, sedang dimasak di dapur-dapur sentra ini. Dengan setiap porsi makanan bergizi yang disajikan, Kabupaten Maros sedang mengukir cerita tentang komitmen, kolaborasi, dan harapan untuk generasi emas yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.






