Close Menu
KAMERA LIPUTANKAMERA LIPUTAN

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Isu Rencana Pinjaman Rp100 Miliar Pemkab Maros, DPRD Maros Pertanyakan RAPBD 2027

    September 14, 2026

    Kabar Baik : APBD Maros Perubahan 2026 Naik Rp54,16 Miliar, Prioritaskan Gaji PPPK hingga Jalan Baru Tompobulu

    September 11, 2026

    BPD Desa Ma’rumpa Dan Desa Bonto mate’ne Gelar Musyawarah Desa Penyusunan RKP Desa TA 2027

    September 10, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Demos
    • Technology
    • Gaming
    • Buy Now
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
    KAMERA LIPUTANKAMERA LIPUTAN
    • HOME
    • PEMERINTAH
    • POLITIK
    • DAERAH
    Subscribe
    • HOME
    • PEMERINTAH
    • POLITIK
    • DAERAH
    KAMERA LIPUTANKAMERA LIPUTAN
    • PEMERINTAH
    • NASIONAL
    • POLITIK
    • NASIONAL
    • DAERAH
    Beranda » Desak Keadilan Hukum, PMII Maros Dan Warga Cambalagi Gelar Aksi Tolak Eksekusi Lahan
    NEWS

    Desak Keadilan Hukum, PMII Maros Dan Warga Cambalagi Gelar Aksi Tolak Eksekusi Lahan

    RedakturBy RedakturAgustus 12, 2025
    Share WhatsApp Facebook Twitter Telegram Email
    Share
    WhatsApp Facebook Twitter Telegram

    Maros, Kamera News – Puluhan massa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Maros bersama sejumlah organisasi kepemudaan (OKP) dan masyarakat Cambalagi menggelar aksi unjuk rasa di depan Pengadilan Negeri Maros. Aksi ini merupakan bentuk penolakan tegas terhadap rencana eksekusi lahan di wilayah Cambalagi yang dinilai sarat dengan kejanggalan hukum.

    Dalam orasinya, Ketua 2 PMII Maros, Hardiansyah, S.Pd., menjadi juru bicara utama dan menjawab berbagai pertanyaan krusial yang selama ini menjadi perhatian publik. Ia memaparkan sejumlah alasan fundamental mengapa eksekusi tersebut harus dihentikan.

    “Kami memandang eksekusi ini harus dihentikan karena status hukum objek masih menyisakan celah persoalan, potensi pelanggaran hak-hak masyarakat sangat besar, dan pengukuran tanah yang menjadi dasar sengketa masih diragukan validitasnya,” ungkap Hardiansyah di hadapan massa aksi.

    Baca:  Pemkot Makassar Fasilatasi Baruga Adhyaksa Restorative Justice House Untuk Kejari

    Menurutnya, masalah ini melampaui sengketa kepemilikan lahan semata. Ia menegaskan bahwa ini adalah pertaruhan bagi tegaknya supremasi hukum yang adil dan prosedural bagi seluruh warga negara.

    “Ini persoalan semua warga negara yang menginginkan hukum ditegakkan dengan adil. Jika eksekusi tetap dilanjutkan dengan status hukum yang kabur, maka kasus serupa berpotensi menimpa warga lain tanpa perlindungan yang layak,” tegasnya.

    Tuntutan utama yang disuarakan dalam aksi ini adalah permintaan kepada Ketua Pengadilan Negeri Maros untuk segera mengeluarkan penetapan non-eksekutabel (tidak dapat dieksekusi) terhadap objek sengketa tersebut.

    Hardiansyah juga memperingatkan bahwa aksi ini bukanlah aksi simbolis semata. PMII bersama elemen masyarakat lainnya siap melakukan perlawanan lebih lanjut jika tuntutan mereka diabaikan.

    Baca:  Fokus Tekan Stunting, Ini Persiapan Dinkes Sulsel Melalui Aksi Stop Stunting

    “Ini bukan aksi simbolis, tapi perjuangan nyata. Jika eksekusi tetap dipaksakan, kami bersama masyarakat dan OKP akan melakukan perlawanan yang terorganisir,” ujarnya, menandakan keseriusan gerakan mereka.

    Kepada aparat penegak hukum, Hardiansyah mengimbau agar bertindak profesional dan tidak tergesa-gesa dalam mengamankan proses eksekusi. “Kami meminta Polres Maros agar tidak terburu-buru mengamankan eksekusi sebelum kepastian hukum final. Aparat harus berdiri di atas hukum dan keadilan, bukan sekadar menjalankan perintah tanpa melihat dampak sosial,” jelasnya.

    Massa Bergerak ke DPRD, Tuntut Pembentukan Pansus

    Setelah menyampaikan aspirasinya di depan Pengadilan Negeri, massa aksi yang berlangsung tertib bergerak menuju Gedung DPRD Maros. Di lokasi kedua ini, ratusan warga Cambalagi turut bergabung, memperkuat barisan untuk menyuarakan tuntutan lanjutan mereka.

    Baca:  Lampu Jalan 2022 Awalnya Dikelola DPU Kini Beralih Dishub Makassar

    Di hadapan para wakil rakyat, mereka mendesak pembentukan Panitia Khusus (Pansus) kedua yang secara spesifik fokus pada penolakan eksekusi lahan. Pansus ini diharapkan dapat membongkar berbagai kejanggalan yang dinilai sangat merugikan hak-hak masyarakat.

    Sebagai penutup, Hardiansyah mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus mengawal proses hukum ini hingga keadilan benar-benar terwujud.

    “Keadilan harus menjadi milik semua, bukan alat untuk mengalahkan pihak kecil,” pungkasnya.

    Share. WhatsApp Facebook Twitter Telegram Copy Link Email
    Previous ArticlePemuda Makassar Tenggelam di Sungai Mangngampa Tompobulu, Pencarian Sulit di Lokasi Pelosok
    Next Article Ciptakan Ruang Kerja Aman, IKA UNM Maros Luncurkan Layanan Aduan untuk Lindungi Guru dari Diskriminasi

    Berita Lainnya:

    NASIONAL

    Dengar Keluhan SMSI, Hasyim Djojohadikusumo Siap Kawal Renovasi Gedung Dewan Pers ke Menkomdigi

    Agustus 28, 2026
    DAERAH

    Makassar Racing : Menghadiri Undangan oleh Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan (BAKESBANGPOL) Membahas Rencana Pembangunan Sirkuit Kota Makassar Di Kantor Gubernur

    Agustus 26, 2026
    DAERAH

    Mubes Ke I LKBH Maros, Ervan Prakasa Sah Terpilih Secara Aklamasi

    Agustus 8, 2026
    NEWS

    Kepala Desa Botolempangan, Dr. Muhammad Warif, Bersama Ormas Menyidak Langsung Tambang Yang Beroperasi Diduga Ilegal Pada wilayahnya

    Juli 30, 2026
    NEWS

    Bursa Direktur LKBH Maros Resmi Menghangat, Perempuan Jadi Pendaftar Pertama

    Juli 11, 2026
    Pos-pos Terbaru
    • Isu Rencana Pinjaman Rp100 Miliar Pemkab Maros, DPRD Maros Pertanyakan RAPBD 2027
    • Kabar Baik : APBD Maros Perubahan 2026 Naik Rp54,16 Miliar, Prioritaskan Gaji PPPK hingga Jalan Baru Tompobulu
    • BPD Desa Ma’rumpa Dan Desa Bonto mate’ne Gelar Musyawarah Desa Penyusunan RKP Desa TA 2027
    • Mesin Jahit Disalurkan,TP-PKK dan Dinsos Maros Dorong Kemandirian Ekonomi Warga
    • Satu Matahari di Langit Organisasi: Menggugat Kejelasan di Balik Isu Pembekuan KNPI Maros
    Top Posts

    Polemik Kuota Haji, PW GP Ansor Sulawesi Selatan Satu Intruksi Pimpinan Pusat

    Maret 16, 20266,592 Views

    Optimalkan Mutu Pendidikan, Bupati Maros Lantik dan Mutasi 25 Kepala Sekolah

    Januari 30, 2026974 Views

    Pemprov Sulsel Buka Pengajuan Bantuan Dukungan Desa Mandiri 2026, Simak Syarat dan Kategorinya!

    Januari 25, 2026827 Views
    Stay In Touch
    • Facebook
    • YouTube
    • TikTok
    • WhatsApp
    • Twitter
    • Instagram
    Latest Reviews
    MAKASSAR

    Polemik Kuota Haji, PW GP Ansor Sulawesi Selatan Satu Intruksi Pimpinan Pusat

    RedakturMaret 16, 2026
    PEMERINTAH

    Optimalkan Mutu Pendidikan, Bupati Maros Lantik dan Mutasi 25 Kepala Sekolah

    HTJanuari 30, 2026
    PEMERINTAH

    Pemprov Sulsel Buka Pengajuan Bantuan Dukungan Desa Mandiri 2026, Simak Syarat dan Kategorinya!

    HTJanuari 25, 2026
    Most Popular

    Polemik Kuota Haji, PW GP Ansor Sulawesi Selatan Satu Intruksi Pimpinan Pusat

    Maret 16, 20266,592 Views

    Optimalkan Mutu Pendidikan, Bupati Maros Lantik dan Mutasi 25 Kepala Sekolah

    Januari 30, 2026974 Views

    Pemprov Sulsel Buka Pengajuan Bantuan Dukungan Desa Mandiri 2026, Simak Syarat dan Kategorinya!

    Januari 25, 2026827 Views
    Our Picks

    Isu Rencana Pinjaman Rp100 Miliar Pemkab Maros, DPRD Maros Pertanyakan RAPBD 2027

    September 14, 2026

    Kabar Baik : APBD Maros Perubahan 2026 Naik Rp54,16 Miliar, Prioritaskan Gaji PPPK hingga Jalan Baru Tompobulu

    September 11, 2026

    BPD Desa Ma’rumpa Dan Desa Bonto mate’ne Gelar Musyawarah Desa Penyusunan RKP Desa TA 2027

    September 10, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok WhatsApp
    • Home
    • Technology
    • Gaming
    • Phones
    • Buy Now
    © 2026 KAMERA LIPUTAN by WEBPro.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.