Maros, Kamera Pemerintah – Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-66 Kabupaten Maros, Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Maros menggelar serangkaian kegiatan yang berfokus pada aspek spiritualitas dan kebersamaan.
Salah satu acara utama dari rangkaian tersebut adalah pelaksanaan Zikir dan Tablik Akbar. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung di Masjid Agung Maros pada hari Kamis, 26 Juni 2025 mendatang.
Acara Zikir dan Tablik Akbar ini mengusung tema yang relevan dengan momentum pergantian tahun Hijriah, yaitu “Semarak Muharram 1447 H: Dzikir Akhir Tahun dan Doa Bersama Menyambut Hari Jadi Kabupaten Maros”. Tema ini secara eksplisit menghubungkan peringatan tahun baru Islam dengan perayaan hari jadi Maros.
Ketua PHBI Maros, Farid Wajedy, menjelaskan bahwa kegiatan Zikir dan Tablik Akbar ini merupakan salah satu dari tiga rangkaian acara utama yang diselenggarakan PHBI dalam rangka HUT ke-66 Maros.
“Zikir dan tablik akbar sebagai acara utama yang digelar oleh PHBI Maros, menandai akhir tahun dan menyambut tahun baru Islam 1447 H,” ujar Farid.
Selain Zikir dan Tablik Akbar, rangkaian kegiatan PHBI ini juga meliputi dua acara penting lainnya. Pertama, akan dilaksanakan pelantikan pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kabupaten Maros. Menurut Farid, pelantikan ini bertujuan untuk memperkuat peran LPTQ dalam pembinaan generasi Qurani di Maros.
“Serta doa bersama lintas agama yang difasilitasi oleh Polres Maros,” imbuh Farid Wajedy, yang akrab disapa Ustaz Gaul. Kegiatan doa bersama lintas agama ini menunjukkan semangat kebersamaan dan toleransi antarumat beragama di Maros.
Melalui rangkaian kegiatan spiritual ini, Farid Wajedy berharap dapat memperkuat spiritualitas dan persatuan masyarakat Kabupaten Maros.
“Semoga Maros ke depan selalu dilindungi oleh Allah SWT,” pungkasnya, menyampaikan doa untuk kemajuan dan keselamatan Maros di masa mendatang.
Rangkaian acara yang digelar PHBI Maros ini menjadi bagian integral dari peringatan HUT ke-66 Kabupaten Maros, menunjukkan pentingnya dimensi spiritual dan kebersamaan dalam perayaan hari jadi daerah.







