blank

Didapuk Pimpin PKS Maros, Muzayyin Arif Ditarget 6 Kursi dan Menangkan Anies

blank

Maros – Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKS Sulsel Amri Arsyid melakukan penyegaran pengurus di DPD PKS Maros. Ia mendapuk wakil ketua DPRD Sulsel Muzayyin Arif sebagai pelaksana tugas (Plt) ketua DPD PKS Maros, menggantikan Kartomas Karim.

Amri Arsyid mengatakan penyegaran pengurus ini dilakukan lantaran PKS memiliki target besar di Pemilu 2024 nanti. Mulai dari target 6 kursi di DPRD Maros dan juga memenangkan Anies Baswedan sebagai Presiden.

“Minimal 6 kursi agar PKS bisa jadi unsur pimpinan di DPRD Maros. Kita juga ingin mengusung calon di Pilkada nanti plus memenangkan Anies Baswedan menjadi Presiden,” kata Amri Arsyid, dihadapan kader dan simpatisan PKS pada acara buka bersama di Oemar Caffe & Resto.

Amri memilih Muzayyin lantaran dianggap salah satu figur yang paling tepat saat ini, dilihat dari berbagai sudut pandang. Apalagi, waktu semakin mepet. Praktis tersisa satu bulan untuk menjaring caleg-caleg potensial.

“Meskipun Pak Muzayyin ini kita plot sebagai Plt ketua. Sebab kan tidak boleh rangkap jabatan dan saya juga tidak rela melepas beliau dari posisinya sebagai bendahara DPW,” imbuh Amri.

Dengan kapasitas Muzayyin saat ini, Amri memaklumi jika ada yang menilai posisi ketua DPD sebagai penurunan. Namun bagi Amri, justru sebaliknya. Muzayyin mendapat kepercayaan besar untuk mewujudkan target yang tidak kecil ke depan.

Muzayyin saat berpidato pun mengucap basmalah, menyatakan diri siap mengemban amanah. Dia mengakui sempat pesimis dengan target yang diberikan DPW. Namun setelah terus diberi motivasi oleh ketua dan pengurus DPW, serta ingin melihat kemajuan PKS di Maros, dia menerima posisi tersebut.

“Pada saat bersamaan saya juga sudah mengemban amanah yang besar sebagai pimpinan di DPRD provinsi, demikian juga di DPW. Tetapi karena dukungan banyak orang, saya yakin bisa melaksanakan ini semua,” tuturnya.

Dalam waktu yang cukup singkat, Muzayyin akan segera membentuk kepengurusan. Dia pun mengumumkan PKS adalah partai terbuka, partai yang inklusif. Makanya dia mengajak siapa saja untuk bergabung untuk menjadi pengurus maupun caleg partai tersebut.

Muzayyin merasa dimudahkan dengan rajinnya dia turun ke lapangan, terutama di seluruh kecamatan di Maros. Dia pun sudah memiliki referensi tokoh siapa saja dan langkah apa saja yang harus dilakukan.

WhatsApp
Facebook
Twitter

Berita Terkait: