Close Menu
KAMERA LIPUTANKAMERA LIPUTAN

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    TPP-P3MD Maros Perkuat Peran Agen Perlindungan Sosial, Gandeng Dukcapil untuk Aktivasi IKD

    Oktober 14, 2026

    Pilkades Serentak Maros Digelar 21 April 2027, Sebanyak 64 Desa Siap Ikuti Kontestasi

    Oktober 13, 2026

    Legislator Cup 2026 Maros Resmi Ditutup, Diknasbud Raih Juara Pertama Mini Soccer

    Oktober 10, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Demos
    • Technology
    • Gaming
    • Buy Now
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
    KAMERA LIPUTANKAMERA LIPUTAN
    • HOME
    • PEMERINTAH
    • POLITIK
    • DAERAH
    Subscribe
    • HOME
    • PEMERINTAH
    • POLITIK
    • DAERAH
    KAMERA LIPUTANKAMERA LIPUTAN
    • PEMERINTAH
    • NASIONAL
    • POLITIK
    • NASIONAL
    • DAERAH
    Beranda ยป Abdul Hayat Apresiasi Program Adaptasi Perubahan Iklim Oleh Kapabel
    NEWS

    Abdul Hayat Apresiasi Program Adaptasi Perubahan Iklim Oleh Kapabel

    HTBy HTJuli 28, 2022
    Share WhatsApp Facebook Twitter Telegram Email
    Share
    WhatsApp Facebook Twitter Telegram

    Makassar | Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulsel, Abdul Hayat Gani, membuka Festival dan Expo Adaptasi Perubahan Iklim Dalam Rangka Program Konsorsium Adaptasi Perubahan Iklim dan Lingkungan (Kapabel) di Hotel Aston Makassar, Kamis, 28 Juli 2022.

    Dalam sambutannya, Abdul Hayat mengapresiasi berbagai program yang telah dijalankan Kapabel sejak 2021 lalu, dalam memberikan edukasi kepada masyarakat terkait dengan adaptasi perubahan iklim yang berdampak kepada peningkatan perekonomian masyarakat.

    “Kami mengapresiasi keterlibatan Kemitraan Kapabel dengan dukungan Direktorat Jenderal Pengendalian Perubahan Iklim (Ditjen PPI) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dan lembaga internasional, Adaptation Fund,” ujarnya.

    Pelaksanaan program ini, kata Abdul Hayat, dapat meningkatkan perekonomian masyarakat melalui teknik adaptasi yang ramah terhadap lingkungan. Khususnya bagi masyarakat di sekitar Daerah Aliran Sungai (DAS) Saddang yang menjadi lokasi pelaksanaan ‘Pilot Project’ tersebut.

    “Melalui teknik yang ramah lingkungan ini, semoga seluruh masyarakat dapat menyadari pentingnya beradaptasi dengan perubahan iklim saat ini untuk masa depan kita,” tegasnya.

    Direktur Kapabel, Muhammad Ichwan Kadir, menjelaskan, kegiatan Festival dan Expo Kapabel 2022 yang dilaksanakan mulai tanggal 27-28 Juli 2022 ini merupakan ajang berbagi proses perjalanan, pembelajaran, serta hasil-hasil yang telah dicapai dari proyek ini.

    Baca:  Bahas Kampung Rewako, Begini Tujuan Camat Bontomarannu

    “Kegiatan dengan tema Menuju Ketahanan Iklim Masyarakat berbasis Lanskap DAS di Sulawesi Selatan ini diharapkan akan memperkuat kesepahaman bersama para pihak tentang adaptasi perubahan iklim, khususnya dalam konteks lanskap DAS yang mencakup baik ekosistem dataran tinggi (pegunungan/hutan), hingga ke ekosistem perairan (hilir sungai dan pesisir),” ujarnya.

    Sementara itu, Direktur Eksekutif Kemitraan Laode M Syarif menjelaskan, Kemitraan sebagai satu-satunya mitra yang terakreditasi oleh Adaptation Fund dengan dukungan dari Direktorat Jenderal Pengendalian Perubahan Iklim (Ditjen PPI) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

    Menurutnya, Kemitraan mendampingi lima proyek di berbagai daerah di Indonesia dengan satu misi utama yakni, meningkatkan kemampuan masyarakat untuk dapat beradaptasi terhadap perubahan iklim.

    “Bersama Kapabel, salah satu tujuan utama yang ingin kami capai adalah meningkatkan perekonomian masyarakat setempat dengan memanfaatkan hasil alam selain pertanian, dengan cara-cara ramah lingkungan. Kami percaya ketika masyarakat tidak lagi tergantung pada pertanian dan tingkat kesejahteraannya meningkat, maka proses adaptasi perubahan iklim akan berjalan lebih lancar,” terangnya.

    Baca:  BPS: Partisipasi Sensus Daring di Lutra Melebihi Target yang Ditetapkan

    Project Koordinator Kapabel M Gusti Zainal dalam paparan hasil dan capaian program Kapabel, menjelaskan, berdasarkan Renstra Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan 2015-2019, Daerah Aliran Sungai (DAS) Saddang merupakan Daerah Aliran Sungai Prioritas di Indonesia. DAS Saddang mengalir ke empat kabupaten di Provinsi Sulawesi Selatan dan sebagian kecil wilayahnya terletak di Sulawesi Barat.

    Ia mengatakan, saat ini hampir satu juta orang bergantung pada sumber daya yang tersedia di ekosistem DAS Saddang seluas 661.932 hektar. Namun tingkat risiko wilayah akibat perubahan iklim terkait dengan tingkat bencana di DAS Saddang menunjukkan, 93 persen desa di sekitarnya rentan terhadap dampak perubahan iklim.

    “Terutama dalam hal ketersediaan dan akses pangan (ketahanan pangan) seperti penurunan produksi pangan dan perkebunan, gagal panen akibat banjir dan kekeringan. Di Kabupaton Enrekang, terjadi penurunan produksi pertanian akibat pembusukan betang buah, serangan penyakit dan hama, dan perubahan morfologi hasil pertanian,” ujarnya.

    Baca:  Gubernur Sulsel: Minta Aktivitas Sekolah Selama 14 Hari Dipindahkan ke Rumah

    Masalah tersebut, ucap Gusti, hadir akibat masyarakat kurang mampu mengantisipasi dan menyesuaikan diri dengan anomali cuaca yang terjadi. Berbagai lantangan tersebut membutuhkan langkah antisipasi lebih dini agar masyarakat di sekitar DAS Saddang mampu beradaptasi dengan perubahan iklim.

    Untuk diketahui, Proyek Adaptasi Masyarakat Ekosistem DAS Saddang Berbasis Pengelolaan Pangan Hutan didukung oleh Adaptation Fund, bekerjasama dengan Kemitraan (Kemitraan Bagi Pembaruan Tata Pemerintahan) yang diimplementasikan oleh Konsorsium Adaptasi Perubahan Iklim dan Lingkungan (Kapabel) yang terdiri dari lima lembaga yaitu, Yayasan Tim Layanan Kehutanan Masyarakat (TLKM) selaku Lead Konsorsium, Yayasan Alumni Kehutanan Unhas (YAKU), Puslitbang National Heritage Biodiversity, and Climate Change Universitas Hasanuddin, Kanopi Hijau, dan Bumi Lestari.

    “Tujuan utama dari program ini adalah meningkatkan ketahanan pangan masyarakat DAS ekosistem Saddang sebagai upaya untuk beradaptasi dengan perubahan iklim,” tutup Gusti. (*)

    Abdul Hayat Apresiasi Program Adaptasi Perubahan Iklim Oleh Kapabel
    Share. WhatsApp Facebook Twitter Telegram Copy Link Email
    Previous ArticleKomitmen Gubernur Andi Sudirman Entaskan Anak Tidak Sekolah Berbasis Aksi Kolaborasi
    Next Article Makassar Masuk 3 Besar Nasional, Kepala BKKN Sulsel: Terima Kasih Bu Wawali

    Berita Lainnya:

    PEMERINTAH

    TPP-P3MD Maros Perkuat Peran Agen Perlindungan Sosial, Gandeng Dukcapil untuk Aktivasi IKD

    Oktober 14, 2026
    PEMERINTAH

    Pilkades Serentak Maros Digelar 21 April 2027, Sebanyak 64 Desa Siap Ikuti Kontestasi

    Oktober 13, 2026
    PEMERINTAH

    Legislator Cup 2026 Maros Resmi Ditutup, Diknasbud Raih Juara Pertama Mini Soccer

    Oktober 10, 2026
    PEMERINTAH

    TP-PKK Maros dan Parepare Bertukar Pengalaman, Dorong Penguatan 10 Program Pokok PKK

    Oktober 8, 2026
    PEMERINTAH

    PAN Sulsel Targetkan 5 Kursi DPR RI dan 10 Kursi DPRD Sulsel pada Pemilu 2029

    Oktober 7, 2026
    Pos-pos Terbaru
    • TPP-P3MD Maros Perkuat Peran Agen Perlindungan Sosial, Gandeng Dukcapil untuk Aktivasi IKD
    • Pilkades Serentak Maros Digelar 21 April 2027, Sebanyak 64 Desa Siap Ikuti Kontestasi
    • Legislator Cup 2026 Maros Resmi Ditutup, Diknasbud Raih Juara Pertama Mini Soccer
    • TP-PKK Maros dan Parepare Bertukar Pengalaman, Dorong Penguatan 10 Program Pokok PKK
    • PAN Sulsel Targetkan 5 Kursi DPR RI dan 10 Kursi DPRD Sulsel pada Pemilu 2029
    Top Posts

    Polemik Kuota Haji, PW GP Ansor Sulawesi Selatan Satu Intruksi Pimpinan Pusat

    Maret 16, 20266,595 Views

    Optimalkan Mutu Pendidikan, Bupati Maros Lantik dan Mutasi 25 Kepala Sekolah

    Januari 30, 2026976 Views

    Pemprov Sulsel Buka Pengajuan Bantuan Dukungan Desa Mandiri 2026, Simak Syarat dan Kategorinya!

    Januari 25, 2026829 Views
    Stay In Touch
    • Facebook
    • YouTube
    • TikTok
    • WhatsApp
    • Twitter
    • Instagram
    Latest Reviews
    MAKASSAR

    Polemik Kuota Haji, PW GP Ansor Sulawesi Selatan Satu Intruksi Pimpinan Pusat

    RedakturMaret 16, 2026
    PEMERINTAH

    Optimalkan Mutu Pendidikan, Bupati Maros Lantik dan Mutasi 25 Kepala Sekolah

    HTJanuari 30, 2026
    PEMERINTAH

    Pemprov Sulsel Buka Pengajuan Bantuan Dukungan Desa Mandiri 2026, Simak Syarat dan Kategorinya!

    HTJanuari 25, 2026
    Most Popular

    Polemik Kuota Haji, PW GP Ansor Sulawesi Selatan Satu Intruksi Pimpinan Pusat

    Maret 16, 20266,595 Views

    Optimalkan Mutu Pendidikan, Bupati Maros Lantik dan Mutasi 25 Kepala Sekolah

    Januari 30, 2026976 Views

    Pemprov Sulsel Buka Pengajuan Bantuan Dukungan Desa Mandiri 2026, Simak Syarat dan Kategorinya!

    Januari 25, 2026829 Views
    Our Picks

    TPP-P3MD Maros Perkuat Peran Agen Perlindungan Sosial, Gandeng Dukcapil untuk Aktivasi IKD

    Oktober 14, 2026

    Pilkades Serentak Maros Digelar 21 April 2027, Sebanyak 64 Desa Siap Ikuti Kontestasi

    Oktober 13, 2026

    Legislator Cup 2026 Maros Resmi Ditutup, Diknasbud Raih Juara Pertama Mini Soccer

    Oktober 10, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok WhatsApp
    • Home
    • Technology
    • Gaming
    • Phones
    • Buy Now
    © 2026 KAMERA LIPUTAN by WEBPro.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.