blank

Sambut Hari Jadi Maros, Panitia Ajak Masyarakat Tonton Perhelatan Gau Maraja Dikabupaten Maros

blank

Maros, Kamera Pemerintah – Menyambut Hari Jadi Kabupaten Maros ke-66, sebuah pesta akbar rakyat kembali digelar, bukan sekadar perayaan, melainkan sebuah upaya menghidupkan kembali semangat adat, pusaka, dan warisan leluhur kepada generasi kini. Inilah Gau’ Maraja, nadi yang berdenyutkan kebanggaan dan identitas masyarakat Maros.,Rabu (02/06/2025).

 

Gau’ Maraja 2025 akan berlangsung pada tanggal 3 hingga 5 Juli, bertempat di dua lokasi sakral yang sarat makna. Lapangan Pallantikang, jantung pemerintahan Kabupaten Maros, akan menjadi pusat kegiatan, sementara Kawasan Leang-Leang, situs purbakala yang menyimpan jejak peradaban manusia puluhan ribu tahun lalu, menjadi simbol pertemuan masa lalu dan masa kini.

blank

Antara Keris, Keroncong, dan Kirab:

Rangkaian acara Gau’ Maraja 2025 dirancang dengan cermat dan berlapis-lapis. Salah satu daya tarik utama adalah kehadiran keris pusaka, yang konon milik Presiden RI Prabowo Subianto, serta keris dari Menteri Kebudayaan. Dua bilah pusaka ini bukan sekadar simbol kekuasaan, melainkan representasi identitas yang kuat, menegaskan akar budaya Bugis-Makassar yang kokoh.

Marjan Massere, ketua panitia sekaligus ketua komisi dua DPRD Maros, berharap seluruh masyarakat Maros dapat turut serta memeriahkan acara ini. “Gau’ Maraja adalah milik kita bersama,” ujarnya, menekankan bahwa acara ini merupakan bentuk afirmasi identitas. Maros bukan hanya dikenal dengan bandara internasional dan taman nasional, tetapi juga sebagai tempat di mana budaya hidup dan berkembang bersama masyarakatnya.

“Gau’ Maraja bukan sekadar hiburan,” lanjut Marjan. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk datang, bukan hanya sebagai penonton, tetapi sebagai pewaris nilai-nilai luhur budaya. “Kalau bukan kita yang merayakan budaya kita sendiri, siapa lagi?” tegasnya, sebelum beranjak menuju deretan tenda pengrajin lokal yang mulai ramai.

Senada dengan itu, Ketua DPRD Maros, Gemilang Pagessa, turut mengucapkan selamat atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia meyakini Gau’ Maraja akan membawa dampak positif bagi Kabupaten Maros, khususnya dalam memperingati hari jadi dan mensosialisasikan budaya-budaya yang ada di daerah tersebut.

Dalam Gaumaraja 2025, Maros tidak hanya memperingati ulang tahun. Ia sedang memperkuat akar budaya, menumbuhkan harapan, dan merayakan identitas diri sebagai sebuah komunitas yang kaya akan sejarah dan tradisi. Gau’ Maraja adalah lebih dari sekadar pesta, ia adalah sebuah deklarasi kebanggaan, sebuah perwujudan cinta pada tanah leluhur, dan sebuah investasi untuk masa depan yang berakar pada kearifan lokal.

WhatsApp
Facebook
Twitter

Berita Terkait: