Maros – Euforia suporter PSM Makassar dalam menyambut kemenangan tim sepakbola kesayangannya, terasa hingga ke daerah-daerah. Betapa tidak, 23 tahun lamanya squad ayam jantan dari timur ini berjuang untuk bisa menjadi juara di Liga 1 Indonesia.
Banyak dari mereka memilih memenuhi stadion gelora BJ Habibie Parepare, melihat langsung trofi diberikan menteri pemuda dan olahraga (Menpora) ke PSM Makassar.
Menyaksikan secara langsung deretan pemain PSM Makassar yang masuk daftar terbaik. Berikut juga si juru taktik asal Portugal Bernardo Tavares yang didapuk sebagai pelatih terbaik.
Juga tidak sedikit yang berkumpul di warung-warung kopi. Menyaksikan aksi-aksi generasi dari Ramang membabat habis Borneo FC dengan skor telak 3-0, melalui layar tv.
Seperti para suporter asal Maros satu ini. Berkumpul di warkop Deng Baji, Batangase, Kelurahan Bontoa, Kecamatan Mandai, pas depan kantor camat.

“Selain untuk bersilaturahmi. Nobar di warkop juga seru, bisa ngopi sambil makan gorengan,” kata Harmin Thomaru. Minggu (16/4/2023).
Harmin mengaku tidak sempat ke stadion menyaksikan secara langsung. Pasalnya, agenda selama ramadan cukup padat. Hampir setiap sudut Kabupaten Maros menggelar semarak ramadan. Undangan Harmin banyak untuk kegiatan itu.
“Jauh hari sebelumnya sudah berfikir untuk ke stadion nonton PSM. Tapi, kegiatan semarak ramadan adek-adek juga tidak kalah penting jadi nobar di warkop saja. Intinya, PSM Makassar juaranya,” ucap Harmin.
Setibanya di Kota Makassar sore nanti. Trofi liga 1 Indonesia itu akan di arak. Sejumlah arus lalulintas pun akan dialihkan sementara.






