Kunjungan ini bertujuan untuk menyampaikan berbagai persoalan krusial yang dihadapi guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kabupaten Maros, mulai dari status keberlanjutan program hingga peningkatan kesejahteraan.

Delegasi Lintas Sektor

Dalam kunjungan tersebut, Bupati didampingi oleh jajaran pejabat penting guna menunjukkan keseriusan Pemerintah Daerah, di antaranya: Vivi Ulfiah Yusuf (Bunda PAUD Kabupaten Maros),Muhammad Gemilang Pagessa (Ketua DPRD Maros),Ketua dan Anggota Komisi III DPRD Maros,Kepala Dinas Pendidikan beserta jajaran (Sekretaris & Kabid PAUD),Ketua HIMPAUDI dan Ketua Forum PAUD Maros

Penerimaan dari Kemendikdasmen

Rombongan diterima langsung oleh jajaran Direktorat PAUD Kemendikdasmen, yang diwakili oleh: Imam Pranata (Kasubbag Tata Usaha Direktorat PAUD),Dona Paramita (Ketua Tim Kerja Wajib Belajar 13 Tahun)

  1. Tim Kerja Wajib Belajar 13 Tahun

Poin Utama Aspirasi

Bupati Chaidir Syam menekankan bahwa PAUD adalah fondasi utama dalam mencetak generasi masa depan. Oleh karena itu, terdapat tiga poin utama yang diperjuangkan:

  • Kesejahteraan: Perbaikan standar upah dan jaminan sosial bagi guru PAUD.

  • Kualitas: Dukungan fasilitas dan pelatihan pendidik yang lebih intensif.

  • Keberlanjutan: Kejelasan regulasi pusat terkait posisi guru PAUD dalam sistem pendidikan nasional.

“Alhamdulillah, aspirasi ini telah diterima langsung oleh pihak kementerian. Kami berharap ada solusi nyata terkait keberlanjutan dan kesejahteraan guru PAUD. Terima kasih atas dedikasi para guru, InsyaAllah perjuangan ini akan terus kita kawal bersama,” ujar Chaidir Syam.