Kamera Maros, – Ruang Pola Kantor Bupati Maros bergemuruh dengan semangat optimisme pada Kamis yang bersejarah itu. Bukan sekedar mata seremoni formal, melainkan sebuah peneguhan komitmen dan harapan akan masa depan desa-desa di Kabupaten Maros. Di hadapan Wakil Bupati Maros, Andi Muetazin Mansyur, para perangkat desa mengukuhkan janji mereka melalui pengukuhan dan pelantikan Pengurus Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kabupaten Maros periode 2025-2030.
Maros, 27 November 2025

Acara sakral ini menjadi penanda dimulainya era baru bagi para garda terdepan pembangunan di tingkat desa. Dengan penuh khidmat, Pengurus PPDI Maros dikukuhkan dan dilantik langsung oleh Ketua PPDI Provinsi Sulawesi Selatan, Tabah Halilintar. Hadirnya berbagai pemangku kepentingan, mulai dari Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Kadis PMD) Muhammad Idrus, perwakilan Apdesi Maros, Ketua Karang Taruna, para Kepala Desa, hingga P3MD serta undangan lainnya, menegaskan signifikansi peran PPDI dalam ekosistem pemerintahan dan pembangunan desa.

Tongkat estafet kepemimpinan PPDI Maros kini dipegang oleh Ashadi S.Sos sebagai Ketua Umum, didampingi Usman S.Sos sebagai Sekretaris Umum, dan Rudianto sebagai Bendahara Umum. Mereka adalah wajah-wajah baru yang diamanahkan untuk memimpin organisasi ini menuju visi dan misi yang lebih besar.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Maros, Andi Muetazin Mansyur, menyampaikan ucapan selamat yang tulus kepada para pengurus yang baru dilantik. Beliau menekankan pentingnya menjalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya, menjadikan PPDI sebagai wadah strategi untuk menjalin silaturahim dan saling berbagi informasi. “Terbentuknya PPDI ini memiliki makna yang mendalam,” ungkap Wakil Bupati, “bahwa penyelenggaraan pemerintahan dan desa ditujukan untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat melalui penetapan kebijakan, program, dan kegiatan yang sesuai dengan esensi masalah serta memprioritaskan kebutuhan masyarakat di desa.” Sebuah mengingatkan akan esensi utama keberadaan mereka: melayani dan memajukan masyarakat dari akar rumput..

Senada dengan Wakil Bupati, Kadis PMD Muhammad Idrus mengajak seluruh pengurus PPDI untuk menjaga harmonisasi dan hubungan yang baik. “Khususnya dengan kepala desa, DPD, RT/RW, serta perangkat-perangkat lain yang ada di desa,” pesannya, “sehingga memberikan manfaat yang besar bagi kemajuan pembangunan daerah, khususnya di desa.” Beliau menegaskan bahwa kolaborasi adalah kunci, dan pekerjaan PPDI harus “dilaksanakan dengan baik dan penuh tanggung jawab untuk kepentingan masyarakat.”
Sementara itu, Ketua Umum PPDI Maros terpilih, Ashadi S.Sos, menggarisbawahi visinya menjadikan PPDI sebagai tempat atau wadah yang lebih dari sekadar organisasi. “Ini adalah rumah bagi perangkat desa,” katanya, “tempat untuk menjalin silaturahim erat, berbagi pengalaman tugas pokok dan fungsi (tupoksi) sebagai garda terdepan dalam proses pembangunan di desa.” Ashadi membayangkan PPDI sebagai kawah candradimuka di mana ide-ide cemerlang lahir dan solusi inovatif ditemukan untuk menjawab tantangan di lapangan.
Pengukuhan PPDI Maros ini bukan hanya sekedar seremoni. Ini adalah deklarasi komitmen kolektif, sebuah janji untuk mengukir masa depan desa-desa Maros dengan dedikasi, kolaborasi, dan semangat kebersamaan. Dengan para pemimpin baru yang bersemangat dan dukungan penuh dari pemerintah daerah serta seluruh elemen masyarakat, PPDI Maros periode 2025-2030 diharapkan akan menjadi lokomotif penggerak yang membawa desa-desa di Kabupaten Maros menuju kemajuan yang berkelanjutan dan sejahtera.
