Maros – Beberapa hari terakhir warga Kabupaten Maros khususnya yang berlangganan dengan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM), mengeluhkan kondisi airnya yang keruh.
Seperti yang dikatakan salah seorang warga Moncongloe Rian, beberapa hari air yang mengalir ke rumahnya terlihat keruh. Kecoklatan bak kopi susu.
“Dari kondisi air seperti ini tidak baik untuk dipakai mandi, mencuci apalagi diminum,” kata Rian. Sabtu (4/3/2023).
Rian mengatakan bak IPAL dari pada PDAM yang menyaring air perlu dikuras habis dan dibersihkan. Kotoran yang mengendap hasil dari filter menurutnya sudah menumpuk.
“Mungkin PDAM mau diingatkan untuk mengontrol penyaringan airnya. Ini tentu merugikan pelanggan yah secara hak. Meskipun alasannya nanti musim penghujan, itu tidak boleh,” ucapnya.
Keluhan serupa juga datang dari warga BTN Griya Maros Indah, Radika. Ia mengaku sudah beberapa hari menggunakan air galon untuk keperluan mandi, dan mencuci.
“Na sessaki, berlumpur dan agak berbau airnya,” ujar Dika sapaan akrabnya.
Ia berharap, kondisi air PDAM yang keruh ini cepat ditangani petugas. Selain merugikan dari segi materi, jika warga tetap menggunakannya dikhawatirkan akan berdampak buruk pada kesehatan.







