blank

Makassar Siaga Cuaca Buruk, Walikota Munafri Arifuddin Instruksikan Penguatan Koordinasi Lintas Sektor

blank

KAMERA MAKASSAR – Walikota Makassar, Munafri Arifuddin, secara resmi menetapkan status Siaga Cuaca Buruk bagi seluruh wilayah Kota Makassar. Langkah ini diambil menyusul rilis data terbaru dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang memprediksi adanya peningkatan curah hujan signifikan hingga bulan Februari mendatang.Senin/12/1/2026

Dalam konferensi pers yang digelar di Kantor Komunikasi Makassar, Walikota yang akrab disapa Appi ini menegaskan bahwa langkah antisipasi dini adalah kunci untuk meminimalisir dampak bencana.

“Bersiap lebih awal berarti kita melindungi lebih banyak warga. Berdasarkan analisis resmi BMKG, potensi banjir, tanah longsor, hingga gelombang tinggi sangat nyata. Oleh karena itu, saya menginstruksikan seluruh jajaran Pemerintah Kota Makassar untuk memperkuat kesiapan dan koordinasi lintas sektor tanpa terkecuali,” ujar Munafri Arifuddin.

Poin Penting Imbauan Pemerintah

Pemerintah Kota Makassar menitikberatkan pada tiga aspek utama dalam menghadapi cuaca ekstrem kali ini:

Kesiapan Infrastruktur: Memastikan seluruh pintu air dan drainase berfungsi optimal untuk mengalirkan debit air hujan yang tinggi.

Kewaspadaan Masyarakat: Warga diminta aktif menjaga kebersihan lingkungan dan memastikan saluran air di sekitar tempat tinggal tidak tersumbat sampah.

Akses Informasi: Masyarakat diimbau untuk tidak termakan berita bohong (hoaks) dan selalu merujuk pada kanal informasi resmi terkait perkembangan cuaca.

Keselamatan Adalah Tanggung Jawab Bersama

Walikota menekankan bahwa meskipun pemerintah telah menyiagakan personel dan peralatan evakuasi, peran serta masyarakat sangatlah krusial.

“Pemerintah Kota akan terus siaga 24 jam, namun keselamatan warga akan jauh lebih kuat jika dijaga bersama-sama dengan semangat gotong royong dan kewaspadaan tinggi,” pungkasnya.

Hadir mendampingi Walikota dalam pernyataan tersebut, sejumlah pejabat teknis dari Dinas Komunikasi dan Informatika serta jajaran terkait untuk memastikan sistem peringatan dini (early warning system) sampai ke tingkat RT/RW di seluruh pelosok Makassar

WhatsApp
Facebook
Twitter

Berita Terkait: