blank

Komisi II DPRD Maros Turun Langsung Dengar Keluh Kesah Pedagang Pasar Tramo

blank

Maros. Kameraliputan.com – Kunjungan Komisi II DPRD Maros ke Pasar Tramo ini. Sepertinya masalah jam operasional pasar subuh dan keberadaan pedagang dari luar daerah memang menjadi isu yang cukup krusial di sana.,Selasa (22/04/2025).

Keluhan Pedagang Reguler: Mereka merasa dirugikan karena aktivitas pasar subuh yang berlanjut hingga siang hari mengurangi pembeli di dalam pasar.

Akar Permasalahan yang Lebih Dalam: Ternyata, bukan hanya soal jam operasional, tapi juga keberadaan pedagang dari luar Maros (Makassar) yang berjualan langsung ke konsumen dengan harga lebih murah di sekitar terminal pasar. Ini menciptakan persaingan yang tidak sehat bagi pedagang lokal, termasuk pedagang subuh.

Tindakan DPRD: Komisi II DPRD Maros berinisiatif mencari solusi dengan berdialog langsung dengan pedagang dan meminta Satpol-PP untuk menertibkan aktivitas jual beli di luar ketentuan, termasuk pedagang dari luar daerah.

Dasar Hukum Penertiban: Satpol-PP Maros sudah memiliki dasar hukum berupa surat perjanjian terkait batas waktu operasional pasar subuh yang dibuat sebelum Ramadan. Mereka menunggu tindakan dari asosiasi pedagang sebelum turun tangan langsung.

Temuan Baru Pedagang dari Makassar: Keberadaan pedagang dari Makassar yang berjualan di depan terminal menjadi temuan baru yang akan didalami lebih lanjut, termasuk dugaan adanya pembayaran kepada Dishub.

Sepertinya langkah Komisi II DPRD Maros untuk turun langsung dan mencari akar permasalahan ini patut diapresiasi. Semoga dengan adanya koordinasi antara DPRD, Satpol-PP, Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan, serta asosiasi pedagang, polemik ini bisa segera terselesaikan dan menciptakan kondisi perdagangan yang lebih adil bagi semua pihak di Pasar Tramo. Kita tunggu saja bagaimana hasil Rapat Dengar Pendapat (RDP) di DPRD nanti dan tindakan penertiban yang akan dilakukan.

WhatsApp
Facebook
Twitter

Berita Terkait: