Close Menu
KAMERA LIPUTANKAMERA LIPUTAN

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Bupati Gowa Husniah Talenrang Jadi Tersangka, Pemprov Sulsel Pastikan Pemerintahan Tetap Berjalan

    September 26, 2026

    SITANDUK Sasar Sekolah di Maros, Andi Satriawan Dorong Seluruh Anak Miliki Kartu Identitas

    September 25, 2026

    KKN REG. UNM GEL. 55 Dorong Akses Air Bersih di Desa Botolempangan Kec. Bontoa Kab. Maros

    September 22, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Demos
    • Technology
    • Gaming
    • Buy Now
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
    KAMERA LIPUTANKAMERA LIPUTAN
    • HOME
    • PEMERINTAH
    • POLITIK
    • DAERAH
    Subscribe
    • HOME
    • PEMERINTAH
    • POLITIK
    • DAERAH
    KAMERA LIPUTANKAMERA LIPUTAN
    • PEMERINTAH
    • NASIONAL
    • POLITIK
    • NASIONAL
    • DAERAH
    Beranda » Fenomena ‘Bediding’ Selimuti Sulsel: BMKG Ungkap Penyebab Turunnya Suhu dan Imbau Masyarakat Waspada
    PEMERINTAH

    Fenomena ‘Bediding’ Selimuti Sulsel: BMKG Ungkap Penyebab Turunnya Suhu dan Imbau Masyarakat Waspada

    HTBy HTJuli 19, 2025
    Share WhatsApp Facebook Twitter Telegram Email
    Share
    WhatsApp Facebook Twitter Telegram

    Sulsel,Kamera Daerah,- Masyarakat di beberapa daerah di Sulawesi Selatan (Sulsel) belakangan ini merasakan penurunan suhu udara yang signifikan, menyebabkan sensasi dingin yang tak biasa terutama pada malam dan pagi hari. Fenomena ini, yang seringkali memicu pertanyaan di kalangan warga, dijelaskan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sebagai ‘bediding’ – sebuah kondisi penurunan suhu udara secara signifikan yang lazim terjadi pada awal hingga puncak musim kemarau.

    Menurut BMKG, beding umumnya berlangsung antara bulan Juli hingga September. Penyebab utamanya adalah hembusan angin muson timur yang berasal dari Australia. Angin ini membawa massa udara yang kering dan dingin langsung ke wilayah Indonesia, termasuk Sulsel, sehingga suhu udara pun ikut menurun drastis dari biasanya.

    Baca:  Danny Paparkan Inovasi Pemkot Makassar Pada Agenda Penilaian Kinerja Aksi Konvergensi Stunting Kabupaten Kota

    Dampak Terhadap Kesehatan dan Imbauan BMKG

    Penurunan suhu yang drastis ini tentu saja dapat berdampak pada kesehatan, terutama bagi kelompok yang lebih rentan. Anak-anak dan lansia menjadi kelompok yang paling berisiko mengalami gangguan kesehatan akibat cuaca dingin ini, seperti flu, batuk, atau hipotermia jika tidak diantisipasi dengan baik. Oleh karena itu, masyarakat dihimbau untuk lebih waspada dan proaktif dalam menjaga daya tahan tubuh.

    Guna menghadapi fenomena gangguan tidur dan menjaga kesehatan, BMKG mengeluarkan beberapa peringatan penting:

    Perbanyak konsumsi air putih untuk menjaga hidrasi tubuh meskipun suhu terasa dingin.

    Jaga pola makan sehat dan bergizi seimbang untuk mendukung sistem kekebalan tubuh.

    Baca:  Kadis Kominfo Amson Padolo: Indeks SPBE Pemprov Sulsel 2020 Naik Jadi 3,08

    Rutin berolahraga untuk menjaga kebugaran dan meningkatkan sirkulasi darah.

    Istirahat yang cukup agar tubuh memiliki waktu untuk memulihkan diri dan mempersiapkan diri menghadapi perubahan suhu.

    Hindari paparan sinar matahari langsung terutama di siang hari, meskipun suhu terasa dingin, karena radiasi UV tetap ada.Musim Kemarau hingga September 2025

    BMKG memperkirakan musim kemarau di Indonesia akan berlangsung hingga September 2025. Terkait fenomena bediding ini, BMKG mengingatkan bahwa meskipun siang hari kadang terasa panas menyengat, suhu minimum di malam dan pagi hari dapat mencapai titik yang sangat rendah, khususnya di wilayah dataran tinggi.

    Baca:  Ratusan KPM Di Maros Mundur Dari Penerima Bansos

    Dengan memahami fenomena bediding yang merupakan siklus alamiah pada musim kemarau ini dan mengikuti imbauan dari BMKG, diharapkan masyarakat dapat menjaga kesehatan dan kenyamanan selama periode penurunan suhu ini. Kewaspadaan dan kesiapsiagaan yang matang menjadi kunci utama untuk menghadapi masalah kesehatan.

    Sementara salah satu warga Desa Botolempangan haris timur saat ditemui kru Kamera Liputan mengatakan sangat langkah kami menemukan cuaca seperti ini biasanya waktu waktu tertentu kami kedinginan,kali ini kami rasakan mulai jam 5 sore hingga besok pagi sampai jam 10 pagi,ungkap Haris timur.

    Share. WhatsApp Facebook Twitter Telegram Copy Link Email
    Previous ArticleKetua Pansus Patarai Amir Hentikan Ranperda RPJMD Sulsel ;Lebih Baik Saya Debat Dirapat Daripada Bermasalah Dengan Masyarakat
    Next Article Bupati Maros Tegaskan Komitmen Dukung Koperasi Desa Merah Putih, Lantik Pengurus dan Pengawas di Tengah Apel Bendera

    Berita Lainnya:

    PEMERINTAH

    Bupati Gowa Husniah Talenrang Jadi Tersangka, Pemprov Sulsel Pastikan Pemerintahan Tetap Berjalan

    September 26, 2026
    PEMERINTAH

    SITANDUK Sasar Sekolah di Maros, Andi Satriawan Dorong Seluruh Anak Miliki Kartu Identitas

    September 25, 2026
    PEMERINTAH

    KKN REG. UNM GEL. 55 Dorong Akses Air Bersih di Desa Botolempangan Kec. Bontoa Kab. Maros

    September 22, 2026
    PEMERINTAH

    GMBI Maros Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Dusun Rea-Rea, Tupabiring

    September 21, 2026
    DAERAH

    Kabar Baik : APBD Maros Perubahan 2026 Naik Rp54,16 Miliar, Prioritaskan Gaji PPPK hingga Jalan Baru Tompobulu

    September 11, 2026
    Pos-pos Terbaru
    • Bupati Gowa Husniah Talenrang Jadi Tersangka, Pemprov Sulsel Pastikan Pemerintahan Tetap Berjalan
    • SITANDUK Sasar Sekolah di Maros, Andi Satriawan Dorong Seluruh Anak Miliki Kartu Identitas
    • KKN REG. UNM GEL. 55 Dorong Akses Air Bersih di Desa Botolempangan Kec. Bontoa Kab. Maros
    • GMBI Maros Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Dusun Rea-Rea, Tupabiring
    • Isu Rencana Pinjaman Rp100 Miliar Pemkab Maros, DPRD Maros Pertanyakan RAPBD 2027
    Top Posts

    Polemik Kuota Haji, PW GP Ansor Sulawesi Selatan Satu Intruksi Pimpinan Pusat

    Maret 16, 20266,595 Views

    Optimalkan Mutu Pendidikan, Bupati Maros Lantik dan Mutasi 25 Kepala Sekolah

    Januari 30, 2026976 Views

    Pemprov Sulsel Buka Pengajuan Bantuan Dukungan Desa Mandiri 2026, Simak Syarat dan Kategorinya!

    Januari 25, 2026827 Views
    Stay In Touch
    • Facebook
    • YouTube
    • TikTok
    • WhatsApp
    • Twitter
    • Instagram
    Latest Reviews
    MAKASSAR

    Polemik Kuota Haji, PW GP Ansor Sulawesi Selatan Satu Intruksi Pimpinan Pusat

    RedakturMaret 16, 2026
    PEMERINTAH

    Optimalkan Mutu Pendidikan, Bupati Maros Lantik dan Mutasi 25 Kepala Sekolah

    HTJanuari 30, 2026
    PEMERINTAH

    Pemprov Sulsel Buka Pengajuan Bantuan Dukungan Desa Mandiri 2026, Simak Syarat dan Kategorinya!

    HTJanuari 25, 2026
    Most Popular

    Polemik Kuota Haji, PW GP Ansor Sulawesi Selatan Satu Intruksi Pimpinan Pusat

    Maret 16, 20266,595 Views

    Optimalkan Mutu Pendidikan, Bupati Maros Lantik dan Mutasi 25 Kepala Sekolah

    Januari 30, 2026976 Views

    Pemprov Sulsel Buka Pengajuan Bantuan Dukungan Desa Mandiri 2026, Simak Syarat dan Kategorinya!

    Januari 25, 2026827 Views
    Our Picks

    Bupati Gowa Husniah Talenrang Jadi Tersangka, Pemprov Sulsel Pastikan Pemerintahan Tetap Berjalan

    September 26, 2026

    SITANDUK Sasar Sekolah di Maros, Andi Satriawan Dorong Seluruh Anak Miliki Kartu Identitas

    September 25, 2026

    KKN REG. UNM GEL. 55 Dorong Akses Air Bersih di Desa Botolempangan Kec. Bontoa Kab. Maros

    September 22, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok WhatsApp
    • Home
    • Technology
    • Gaming
    • Phones
    • Buy Now
    © 2026 KAMERA LIPUTAN by WEBPro.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.