SERANG, Kameraliputan.com – Regenerasi kepemimpinan Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) Kabupaten Serang kini membawa misi yang jauh lebih strategis dari sekadar organisasi kepemudaan. Dalam inaugurasi Pengurus Cabang (PC) GP Ansor Kabupaten Serang, Minggu (19/10/2025) petang, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto secara tegas menantang para pemuda Nahdlatul Ulama ini untuk menjadi ujung tombak perubahan ekonomi di 326 desa.
Bertempat di Aula Pondok Pesantren Bai Mahdi Sholeh Ma’mun, Serang, pelantikan pengurus baru yang diketuai Andi Affandi ini menjadi momentum strategis pertemuan antara kebijakan pusat dan potensi lokal.
Kolaborasi Total untuk Desa Maju
Dalam sambutannya, Mendes Yandri tidak hanya mengucapkan selamat, tetapi langsung menyerukan ajakan kolaborasi total. Ia menyatakan, Kementerian Desa PDT membutuhkan energi dan militansi GP Ansor di semua tingkatan, terutama dalam mendorong pelaksanaan program di level desa, fokus utama pada pemberdayaan ekonomi.
Mendes Yandri menyampaikan keyakinannya yang mendalam terhadap potensi gerakan pemuda ini. “Saya Haqqul Yakin jika GP Ansor bergerak maka program itu bakal berjalan sukses,” ujarnya. Keyakinan ini didasarkan pada jejaring dan kemampuan kader Ansor yang dianggap mampu menjadi penggerak utama di akar rumput.
Kementerian Desa, melalui 12 Rencana Aksi yang telah dicanangkan, memastikan bahwa kegiatan generasi muda di desa akan diarahkan secara sistematis untuk mewujudkan Visi Desa Maju.
Target Spesifik dan Peluang Emas
Kepada PC GP Ansor Kabupaten Serang, Mendes Yandri memberikan tantangan yang sangat spesifik: memanfaatkan secara maksimal potensi ekonomi yang tersembunyi di 326 desa Serang.
GP Ansor didorong untuk menyukseskan program Desa Tematik yang merupakan fokus kebijakan Kemendes PDT saat ini. Program ini memiliki korelasi langsung dengan kebutuhan nasional, termasuk skema pasokan untuk program vital pemerintah.
Beberapa model Desa Tematik yang harus digarap Ansor antara lain:
Desa Petelur: Dikembangkan secara masif untuk menyuplai kebutuhan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang akan segera bergulir. Ini adalah peluang rantai pasok yang besar dan berkelanjutan.
Desa Ekspor: Membuka akses produk desa ke pasar global.
Desa Wisata: Mengelola potensi alam dan budaya sebagai sumber pendapatan desa.
Desa Pengolahan Sampah: Menciptakan ekonomi sirkular berbasis lingkungan.
“Mari manfaatkan peluang ini. Jangan sampai ini direbut orang lain,” tegas Mendes Yandri, memberikan peringatan sekaligus semangat bahwa kesempatan emas ini harus diambil alih oleh pemuda lokal.
Mitra Kritis dan Solutif Serang Bahagia
Sementara itu, Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah, yang juga Ketua Muslimat NU Kabupaten Serang, memberikan sambutan yang menekankan pentingnya peran pengurus baru sebagai tulang punggung daerah.
Mengucapkan selamat atas regenerasi dan estafet kepemimpinan ini, Bupati Ratu memberikan catatan penting bagi pengurus PC GP Ansor yang baru dilantik. Ia mengingatkan bahwa jabatan struktural tidak boleh hanya dijadikan status semata.
Bupati Ratu berharap besar agar GP Ansor dapat bertransformasi menjadi mitra kritis dan solutif bagi Pemerintah Kabupaten Serang. Peran ini menuntut GP Ansor tidak hanya mengkritik, tetapi juga aktif memberikan solusi nyata terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat.
“Mari kita kolaborasi dan kerja sama untuk wujudkan Serang Bahagia karena Kabupaten Serang adalah milik kita bersama,” tutup Bupati Ratu, menegaskan sinergi antara pemerintah daerah dan kekuatan pemuda NU untuk masa depan Serang.
Inaugurasi ini turut dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk Anggota DPD Ade Yulliasih, Wakil Ketua Umum PP Ansor Fajri Alfarobi, Pimpinan Pusat Purwaji dan H Ahmad Nuri, serta Forkompimda Kabupaten Serang, Alim Ulama, dan Tokoh Pemuda setempat, menandakan dukungan penuh dari seluruh elemen masyarakat terhadap peran strategis GP Ansor ke depan.







