Jakarta. Kameraliputan.com – Penunjukan Brigadir Jenderal TNI (Purn) Simon Petrus Kamlasi (SPK) sebagai Tenaga Ahli Bidang Lingkungan Hidup oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan. Penunjukan ini bertujuan untuk memperkuat ketahanan pangan nasional yang berkelanjutan.,Selasa (08/04/2025).
Brigadir Jenderal TNI (Purn) Simon Petrus Kamlasi diangkat sebagai Tenaga Ahli Bidang Lingkungan Hidup di Kementerian Koordinator Bidang Pangan berdasarkan Keputusan Menko Pangan RI Nomor 02/M.PANGAN/KEP/01/2025.
Beliau adalah putra daerah asal Timor Tengah Selatan (NTT) yang dikenal peduli terhadap isu lingkungan dan pemberdayaan masyarakat lokal. Beliau juga memiliki latar belakang militer dan pernah mencalonkan diri sebagai Gubernur NTT.
SPK diharapkan dapat mendorong kebijakan yang mengintegrasikan aspek ekologi dan ekonomi dalam pembangunan pangan berkelanjutan.
Beliau berkomitmen untuk memastikan isu lingkungan hidup mendapat perhatian yang setara dalam pembangunan pangan nasional. Beliau menekankan pentingnya pendekatan lintas sektor, koordinasi yang kuat, pemanfaatan teknologi tepat guna, dan praktik agroekologi.
Strategi SPK akan berfokus pada data dan pendekatan bentang alam, dengan mempertimbangkan aspek sosial dan ekonomi secara bersamaan.
SPK menekankan pentingnya menjadikan masyarakat lokal sebagai subjek kebijakan dan mendorong pendekatan partisipatif, menggali kearifan lokal, serta memperkuat kapasitas masyarakat dalam pengelolaan sumber daya alam berkelanjutan.
Beliau berencana membentuk forum koordinasi lintas kementerian berbasis isu strategis untuk menyelaraskan kebijakan dan mencegah tumpang tindih antar sektor.
SPK menyampaikan bahwa disiplin dan kepatuhan dari latar belakang militernya akan menjadi bekal penting dalam menjalankan tugasnya, namun kebijakan juga harus fleksibel dan berempati.
Beliau menyoroti pentingnya hubungan simbiosis antara TNI dan masyarakat dalam menjaga lingkungan sambil membangun sentra pangan di wilayah prioritas seperti NTT.
SPK berharap dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk memberikan manfaat konkret bagi lingkungan dan kesejahteraan rakyat.
Secara keseluruhan, ini adalah upaya pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional dengan memasukkan aspek keberlanjutan lingkungan melalui penunjukan seorang ahli dengan latar belakang militer dan kepedulian terhadap isu lingkungan serta masyarakat lokal.







