blank

Dolli, Sensasi Beda Saat Berenang Di Air Batu Kars

blank

Maros – Saking melekatnya nama Dolli ini, di Google Maps pun begitu namanya. Dan Anda harus dituntun oleh Google Maps untuk sampai ke destinasi yang satu ini. Berliku-liku dan bercabang, tempatnya akan sulit dicapai jika sekadar bertanya-tanya di pinggir jalan.

Permandian Dolli berada di Dusun Bungaeja, Desa Tukamasea, Kecamatan Bantimurung, Maros. Topografinya khas area pegunungan karst. Sangat dekat dengan kawasan Taman Nasional Bantimurung-Bulusaraung. Waktu tempuhnya sekitar 30-40 menitan dari Kantor Bupati Maros.

Akhir pekan ini, Kamera Liputan berkesempatan mengunjungi objek wisata yang belum lama ini viral. Selain ingin melihat langsung suasananya. Kamera liputan juga ingin menggali lebih dalam asal nama Dolli itu sendiri.

Sekilas nama “Dolli” sangat mirip dengan kawasan dunia malam yang ada di pulau seberang sana.

“Dolli itu nama gunung karst, yang dibawanya terdapat mata air yang mengalir jernih. Karena airnya sebagian digunakan untuk mengisi kolom permandian, sehingga orang-orang disini menyebut permandian “dolli” kata Arisandi, salah seorang warga setempat.

Arisandi bercerita, sebelum ada permandian dolli ini. Pemerintah malah mau membangun sumber mata air yang sudah dibuatkan semacam bendung. Letaknya tak jauh dari dolli, sekitar 300 meter dengan jalan kaki.

Lokasinya di beri nama oleh warga setempat dengan sebutan “Pannampu”. Ditempat itu, juga merupakan sumber mata air yang saat ini dimanfaatkan warga setempat untuk memenuhi kebutuhan air sawahnya.

“Sempat dibanguni gazebo, jalan setapak, tangga dan memperbaiki beberapa akses jalan menuju Puncak gunung karst di belakangnya. Tapi, belakang pembangunan itu tidak dilanjutkan,” ceritanya.

Saat ini permandian dolli berhasil menjadi salah satu sumber pendapatan desa. Belum lagi UMKM dan ekonomi masyarakat sekitar jadi hidup, setiap hari pasti ada saja pengunjung yang datang.

“Masih terdapat beberapa kekurangan. Mudah-mudahan kedepannya pemerintah bisa mengembangkan lagi objek wisata ini,” tutur Arisandi.

WhatsApp
Facebook
Twitter

Berita Terkait: