blank

Camat Bontoa Terima Kunjungan Mahasiswa KKN Unhas dan Pemuda Ansor: Bahas Inovasi Garam hingga Peran Pemuda

blank

KAMERA MAROS – Camat Bontoa, Muh. Maudu, S.Hut., M.S.P., menunjukkan komitmennya dalam mendukung kolaborasi lintas sektor di wilayahnya. Dalam satu hari, ia menerima dua kunjungan penting di kantornya, yakni dari delegasi Mahasiswa KKN Tematik Universitas Hasanuddin (Unhas) dan Pengurus Anak Cabang (PAC) Pemuda Ansor Kecamatan Bontoa.

blank

Sinergi Akademis: Inovasi Garam dan Penanganan Sampah

Kunjungan pertama diawali oleh para mahasiswa KKN Tematik Unhas Posko Desa Tupabbiring. Pertemuan ini bertujuan untuk menjalin silaturahmi sekaligus memaparkan hasil observasi lapangan yang telah dilakukan mahasiswa selama berada di desa tersebut.

Dalam laporannya kepada Camat, mahasiswa menyoroti dua isu utama:

blank

Potensi Petani Garam: Mahasiswa menyampaikan kondisi terkini para petani garam di Desa Tupabbiring serta peluang pengembangan kualitas produksi agar memiliki nilai saing lebih tinggi.

Pengendalian Sampah: Tim KKN memaparkan upaya dan skema pengelolaan sampah yang tengah mereka inisiasi bersama warga untuk menjaga ekosistem pesisir desa tetap bersih.

Camat Bontoa, Muh. Maudu, menyambut baik inisiatif tersebut. Beliau menekankan bahwa kolaborasi antara pemikiran akademis dan kearifan lokal sangat dibutuhkan untuk memajukan sektor unggulan seperti garam di Bontoa.

Perkuat Ukhuwah dengan Pemuda Ansor

Sesi berikutnya dilanjutkan dengan menerima kunjungan dari jajaran pengurus Pemuda Ansor Kecamatan Bontoa. Pertemuan ini berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan, berfokus pada perkenalan pengurus baru serta penguatan peran pemuda dalam menjaga stabilitas sosial dan keagamaan di Bontoa.

Muh. Maudu menyampaikan apresiasinya terhadap dedikasi Pemuda Ansor selama ini. Beliau berharap organisasi kepemudaan dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam menyukseskan berbagai program kemasyarakatan.

“Pemerintah Kecamatan Bontoa selalu terbuka bagi siapa saja yang ingin berkontribusi. Baik itu mahasiswa melalui inovasi teknisnya, maupun organisasi pemuda melalui gerakan sosialnya. Semua demi kemajuan masyarakat Bontoa,” ujar Muh. Maudu dalam arahannya.

Pertemuan tersebut ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol sinergitas antara pemerintah, akademisi, dan organisasi kepemudaan di wilayah Kecamatan Bontoa

WhatsApp
Facebook
Twitter

Berita Terkait: