Maros, Kamera Pemerintah – Dalam upaya kesiapsiagaan menghadapi perubahan cuaca ekstrem yang dapat menimbulkan bencana seperti banjir, tanah longsor, dan angin kencang, Bupati Maros, Dr. H. A. S. Chaidir Syam, S.IP., M.H, mengambil inisiatif dengan melaksanakan patroli udara. Kegiatan ini diiringi oleh komandan Kodim 1422/Maros, Letkol Arm. Agung Yuhono, dan Kapolres Maros, AKBP Douglas Mahendrajaya, S.H., S.I.K., M.I.K., M. Tr. Opsla.
Patroli udara ini berlangsung di Lapangan Kassikebo, Kelurahan Baju Bodoa, Kecamatan Maros Baru. Menggunakan helikopter dari Baharkam Mabes POLRI, rombongan melakukan pemantauan langsung terhadap perkembangan cuaca serta potensi bencana alam yang mungkin terjadi di wilayah Kabupaten Maros. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan bahwa pemerintah daerah serta institusi keamanan memiliki data dan informasi terkini mengenai kondisi cuaca yang bisa berdampak pada masyarakat.
Bupati Chaidir Syam menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan aparat keamanan dalam menghadapi ancaman bencana. “Kami ingin memastikan bahwa semua langkah pencegahan dapat diambil untuk melindungi warga dari risiko yang ditimbulkan perubahan cuaca yang ekstrem ini. Patroli udara adalah salah satu cara kami untuk mendapatkan gambaran menyeluruh mengenai keadaan di lapangan,” ujarnya.
Dari hasil patroli, pihak TNI-Polri bersama Pemkab Maros dapat melakukan analisis serta merumuskan langkah-langkah strategis yang diperlukan dalam penanganan bencana, jika situasi darurat yang tidak diinginkan benar-benar terjadi. Hal ini sejalan dengan komitmen pemerintah untuk melindungi dan memberikan rasa aman kepada masyarakat.
Patroli udara tidak hanya dianggap penting dalam konteks penanganan bencana, tetapi juga sebagai sarana untuk mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya kewaspadaan terhadap dampak perubahan iklim. Melalui kegiatan ini, pemerintah berharap masyarakat dapat memahami potensi risiko yang ada dan bersikap proaktif dalam menghadapi kemungkinan bencana yang mungkin terjadi.
Kegiatan patroling udara ini diharapkan dapat menjadi agenda rutin, baik dalam memantau cuaca ekstrem maupun dalam hal mitigasi bencana. Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, TNI, dan Polri, diharapkan Maros dapat lebih siap menghadapi tantangan yang ditimbulkan oleh perubahan cuaca yang kian tak terduga.







