blank

Budisatrio Djiwandono Nahkodai Karang Taruna Nasional dengan Visi Inklusif

blank

Jakarta,Kamera Kt.- Kabar gembira datang dari arena kepemudaan nasional. Budisatrio Djiwandono, sosok yang dikenal sebagai anggota DPR RI sekaligus Ketua Fraksi Gerindra, resmi mengemban amanah sebagai Ketua Umum Karang Taruna Nasional. Pengukuhan ini, yang berlangsung pada Minggu (24/8/2025) di Kemensos, menandai babak baru bagi organisasi kepemudaan yang tertanam kuat di tengah masyarakat ini. Ucapan selamat pun langsung mengalir, salah satunya datang dari Ketua Karang Taruna Takalar, Muhammad Isman Daeng Muang, yang menyambut antusias terpilihnya Budi.

blank

Menanganggapi amanah besar ini, Budi tidak menampik bahwa tugas yang menantinya “bukan tugas dan tanggung jawab yang tidak enteng.” Ia menyadari beban ekspektasi publik yang begitu besar, berharap akan ada “kerja nyata” yang terbukti dari kepengurusan baru. Pernyataan ini mencerminkan pemahaman mendalam akan luasnya jangkauan dan peran Karang Taruna sebagai organisasi kepemudaan yang memiliki dampak langsung pada kesejahteraan sosial di akar rumput.

Namun, dibalik pengakuannya akan tantangan, Budi juga membawa sebuah visi yang jelas dan progresif. Ia bertekad untuk membentuk kepengurusan yang “inklusif”, membuka pintu selebar-lebarnya bagi seluruh pemuda Indonesia. “Saya akan membuka pintu selebar-lebarnya, membangun sebuah kepengurusan yang inklusif. Yang tidak melihat pemuda dengan latar belakang apapun, tidak melihat mereka berasal dari daerah mana, dari suku mana, agama manapun, dan tidak melihat dari partai politik manapun,” tegas Budi.

Pendekatan ini menjanjikan sebuah Karang Taruna yang benar-benar mewakili keberagaman pemuda bangsa, menjadikannya wadah bersama untuk berkreasi, berinovasi, dan berkontribusi tanpa sekat. Dengan menghapus batasan-batasan latar belakang, Karang Taruna di bawah kepemimpinan Budi diharapkan dapat menarik talenta-talenta terbaik dari seluruh penjuru negeri, memperkuat jaringan, dan menciptakan sinergi kolaboratif yang lebih luas.

Dalam menyusun program dan struktur, Budi juga berkomitmen untuk terus menerima bimbingan, nasehat, serta masukan dari para senior di Kemensos maupun pengurus lama di daerah. Langkah ini menunjukkan strategi kepemimpinan yang matang, menggabungkan semangat baru dengan pengalaman dan kearifan yang telah teruji.

Karang Taruna, sebagai organisasi kepemudaan sosial, memiliki peran penting dalam pembangunan masyarakat, khususnya dalam penanganan masalah kesejahteraan sosial. Dengan kepemimpinan Budi yang berlatar belakang sebagai legislator dan memiliki pengalaman berorganisasi, diharapkan Karang Taruna akan semakin solid dan efektif dalam menjalankan misinya. Visi inklusifnya berpotensi memperkuat jaringan dan sinergi, menarik lebih banyak pemuda untuk terlibat aktif dalam kegiatan positif, mulai dari pemberdayaan ekonomi, pendidikan, hingga pelestarian lingkungan.

Antusiasme dari Muhammad Isman Daeng Muang dari Takalar menjadi cerminan harapan daerah terhadap kepemimpinan baru ini. Dukungan dari akar rumput ini penting untuk memastikan program-program Karang Taruna dapat tersosialisasi dan terlaksana dengan baik di seluruh pelosok negeri.

Dengan semangat “kerja nyata dan inklusif” yang diusung Budisatrio Djiwandono, Karang Taruna Nasional di bawah kepemimpinan barunya diharapkan dapat menjadi motor penggerak perubahan positif yang signifikan bagi pemuda dan masyarakat Indonesia. Semoga amanah berat ini dapat diemban dengan sebaik-baiknya, membawa Karang Taruna menuju era keemasan yang lebih gemilang.

WhatsApp
Facebook
Twitter

Berita Terkait: