blank

Berebut Kursi Panas: Pemkab Maros Lelang 10 Jabatan Strategis, Pintu Terbuka untuk ASN Luar Daerah

blank

MAROS, Kameraliputan.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros secara resmi membuka babak baru dalam penataan birokrasi dengan memulai proses seleksi terbuka atau lelang jabatan untuk mengisi sepuluh posisi pimpinan tinggi pratama (eselon II) yang krusial. Kebijakan ini menjadi sinyal kuat komitmen Pemkab Maros untuk mencari talenta terbaik guna mengakselerasi pembangunan daerah.

Bupati Maros, H.A.S. Chaidir Syam, mengumumkan langsung langkah strategis ini. Ia menegaskan bahwa proses seleksi dirancang untuk menjaring pemimpin yang tidak hanya kompeten, tetapi juga memiliki integritas dan visi yang sejalan dengan arah pembangunan Kabupaten Maros.

“Kami mencari figur-figur terbaik untuk memimpin sepuluh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) ini. Prosesnya akan kami pastikan berjalan secara terbuka, transparan, dan kompetitif,” ujar Chaidir Syam saat dikonfirmasi pada Jumat, 3 Oktober 2025.

Sepuluh jabatan yang menjadi incaran ini mencakup posisi-posisi vital dalam roda pemerintahan, antara lain:

-Sekretaris DPRD
-Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol)
-Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD)
-Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH)
-Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan KB (DP3AP2KB)
-Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan
-Kepala Dinas Perhubungan
-Kepala Dinas Perikanan
-Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan
-Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan

Chaidir Syam memberikan penekanan penting bahwa kesempatan ini tidak terbatas bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemkab Maros saja. “Kami membuka pintu selebar-lebarnya bagi ASN dari luar daerah yang memenuhi persyaratan untuk ikut berkompetisi. Ini adalah upaya kami untuk mendapatkan bibit-bibit unggul dari mana pun asalnya,” tegasnya.

Mekanisme seleksi akan dimulai dari pengumuman resmi, dilanjutkan dengan pendaftaran peserta, hingga verifikasi kelengkapan berkas sebagai tahap awal.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Maros, Andi Sri Wahyuni AB, menambahkan bahwa pihaknya tengah bekerja cepat untuk memfinalisasi persiapan teknis. Saat ini, fokus utama adalah pembentukan panitia seleksi (pansel).

“Kami sedang menyusun jadwal pertemuan untuk membentuk pansel. Tim ini akan terdiri dari lima orang profesional yang berasal dari kalangan akademisi dan birokrat senior yang kompeten dan independen,” jelas Andi Sri Wahyuni.

Pansel inilah yang nantinya akan bertanggung jawab merumuskan kriteria peserta secara detail serta menetapkan seluruh tahapan seleksi sesuai dengan regulasi yang berlaku. “Setelah pansel terbentuk dan semua perangkatnya siap, kami akan segera membuka pendaftaran bagi para calon peserta,” pungkasnya.

Langkah Pemkab Maros ini diharapkan tidak hanya dapat mengisi kekosongan jabatan, tetapi juga membawa angin segar berupa inovasi dan peningkatan kinerja di sepuluh OPD strategis tersebut, demi pelayanan publik yang lebih prima bagi masyarakat Maros.

WhatsApp
Facebook
Twitter

Berita Terkait: