blank

Bapenda Capai Target Pendapatan Asli Daerah (PAD) kabupaten Maros Menembus Rp 329.562.919.533

blank

Kamera Maros,- Menatap Puncak PAD 2025 dan Menyongsong Tantangan 2026 Sebuah Loncatan Mengagumkan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Maros selain angka‑angka yang menari di lembar laporan akhir tahun 2025. Pendapatan Asli Daerah (PAD) kabupaten ini menembus Rp 329.562.919.533 , melambungkan diri 15,9 % di atas realisasi 2024 yang tercatat Rp 283.056.990.320 . Angka ini bukan sekadar “lebih tinggi”; ia mencetak pencapaian tertinggi dalam sejarah pengelolaan PAD Maros , mengalahkan semua rekor sebelumnya.Maros, 2 Januari 2026

Kebanggaan ini tidak lepas dari kerja keras seluruh jajaran Bapenda , bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang mengelola pajak dan retribusi. Dalam semangat kolaboratif, mereka menorehkan prestasi yang layak dijadikan contoh bagi daerah lain.

Pajak Daerah: Menyentuh Langit 100 %+

Sektor pajak menjadi motor penggerak utama. Bapenda Maros mencatat realiasi pajak sebesar Rp 215.529.020.781 , naik Rp 28.073.698.897 dibandingkan tahun 2024. Lebih menarik lagi, hampir seluruh jenis pajak mencatat pertumbuhan; beberapa bahkan melampaui target 100 % , menegaskan kualitas kinerja tim.

 

Jenis Pajak Tahun 2024 Tahun 2025 Δ (Rp) Keterangan

Iklan 1.623.335.823 1.720.801.422 +97.465.599 Peningkatan iklan digital & papan reklame

Air Bawah Tanah Telepon 990.403.700 1.000.593.408 +10.189.708 Penertiban instalasi industri

Restoran Telepon: 22.902.498.840 24.233.521.973 +1.331.023.133 Wisata kuliner pasca‑pandemi

Tenaga Listrik 37.728.656.258 38.282.645.084 +553.988.826 Penambahan tarif tarif progresif

PBB 37.665.336.454 39.829.504.163 +2.164.167.709 Verifikasi data tanah & bangunan

Jasa Perhotelan 3.098.453.292 3.126.992.885 +28.539.593 Hotel Kenaikan Okupansi

Mineral Bukan Logam & Batuan 10.124.502.015 11.625.431.378 +1.500.929.363 Eksplorasi batuan kapur

Sarang Burung Walet 7.610.000 8.800.000 +1.190.000 Peningkatan dompet budidaya

Hiburan 1.224.606.953 1.402.373.890 +177.766.937 Konser & acara budaya

Kendaraan Bermotor — 22.770.625.362 — Penambahan OPSET

BBNKB — 22.911.293.940 — Registrasi kendaraan baru

Parkir 5.725.966.286 4.527.378.955 -1.198.587.331 Turun akibat penurunan tarif (30 % → 10 %)

Catatan penting: Penurunan Pajak Parkir bukan kegagalan, melainkan konsekuensi kebijakan UU No. 1/2022 tentang HKPD yang menurunkan tarif parkir menjadi 10 % untuk menstimulasi ketersediaan dan pemenuhan.

Bea Perolehan Hak Atas Tanah & Bangunan (BPHTB): Sisi Kiri dan Kanan

Sektor BPHTB menampilkan penurunan tajam: dari Rp 65.872.952.263 pada 2024 menjadi Rp 43.514.325.021 pada 2025. Penurunan Rp 22,358,627,242 ini dipicu SKB 3 Menteri yang menggratiskan BPHTB bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Sebanyak 3 970 dokumen BPHTB gratis tercatat, menelan potensi pendapatan Rp 18.456.850.000.

Meskipun demikian, BPHTB tetap menjadi penerima dana ketiga terbesar setelah PBJT (Rp 71.572.912.787) dan PBB (Rp 39.829.504.163). Kebijakan sosial ini sekaligus menegaskan komitmen Maros dalam keadilan fiskal.

Retribusi Daerah: Pilar Penopang

Bergerak di balik layar, retribusi yang dikelola masing‑masing OPD turut menambah volume PAD. Berikut sekilas kontribusi 2025 (angka dalam rupiah):

Dinas Kesehatan: Rp 27.083.940.207 (↑ + Rp 1.438.798.155)

RSUD Dr. La Palaloi: Rp 71.520.019.499 (↑ + Rp 15.561.343.723)

Dinas Pekerjaan Umum & Tata Ruang: Rp 7.769.135.921 (↑ + Rp 2.085.363.633)

Dinas Lingkungan Hidup: Rp 249.500.000 (↑ + Rp 96.050.000)

Dinas Perikanan: Rp 902.844.000 (↑ + Rp 45.335.000)

Sementara Dinas Pariwisata, Pemuda & Olahraga mengalami penurunan (Rp 4.030.958.000 → Rp 3.096.513.000) akibat penurunan kunjungan wisatawan pasca‑pandemi; namun ini menjadi peluang renovasi strategi promosi.

Strategi Cerdas di Balik Angka

Keberhasilan 2025 tidak datang begitu saja. Bapenda Maros mengusung beberapa strategi kunci:

Kolaborasi Penegak Hukum – Perjanjian kerja sama dengan Kejaksaan dan Kepolisian menegakkan penagihan piutang pajak; hasilnya, tingkat penagihan naik 12 % dibanding tahun sebelumnya.

Kampanye Media – Media lokal dan sosial berperan menyebarluaskan informasi, mengedukasi wajib pajak tentang pentingnya kepatuhan dan manfaat dana publik.

Pemutihan Denda – Kebijakan penghapusan denda (pemutihan) mengurangi beban kumulatif yang menahan wajib pajak. Praktik ini mendorong peningkatan pembayaran pokok pajak, terbukti dari kenaikan realisasi di hampir semua jenis pajak.

Digitalisasi – Sistem pembayaran pajak daring diperluas, meliputi e‑faktur, QR‑code, dan mobile banking. Transaksi digital naik 38 % pada 2025, menurunkan biaya administrasi.

Pendataan Wajib Pajak Baru – Melalui program “Maros Tax Mapping”, lebih dari 12.000 wajib pajak baru terdaftar, memperluas basis pajak.

Menatap 2026: Target Ambisius, Harapan Lebih Besar

Setelah menutup tahun 2025 dengan catatan gemilang, Bapenda Maros menatap tahun 2026 dengan target PAD pajak sebesar Rp 243.175.000.000 . Meskipun target ini lebih konservatif dibandingkan realisasi tahun 2025, tujuan utama bukan sekadar angka, melainkan kualitas pertumbuhan : memperluas basis pajak, meningkatkan kepatuhan sukarela, dan mengoptimalkan kebijakan fiskal yang berpihak pada masyarakat.

Rencana aksi 2026 meliputi:

Ekspansi Platform Digital – Penambahan fitur “One‑Click Pay” dan integrasi dengan aplikasi e‑wallet terpopuler.

Program Edukasi “Pajak Cerdas” – Workshop di desa‑desa, terutama bagi UMKM, untuk mengurangi kesalahpahaman tentang tarif dan prosedur.

Penguatan Sistem Pengawasan – Menyebarkan tim audit internal yang menggunakan analisis data besar untuk mendeteksi anomali pembayaran.

Peningkatan Insentif bagi Pembayar Tepat Waktu – Diskon tarif bagi pajak wajib yang melunasi sebelum tanggal jatuh tempo.

Kata Penutup: “Bersama Kita Bisa”

“Setiap rupiah yang masuk adalah cermin kepercayaan masyarakat pada pemerintah. Bila kita bersama‑sama mengelola dana itu dengan transparan, adil, dan inovatif, maka masa depan Maros akan semakin cerah.”

— Kepala Bapenda Kabupaten Maros, , M. Ferdiansyah

Statistik 2025 bukan sekadar angka; mereka adalah kisah keberanian, kolaborasi, dan inovasi yang menuliskan babak baru dalam pengelolaan keuangan daerah. Dengan semangat yang sama, Maros siap menapaki tahun 2026, menyalakan harapan baru, dan terus menorehkan jejak kesuksesan yang dapat dijadikan contoh bagi seluruh nusantara.

Laporan ini disusun berdasarkan data keuangan resmi Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Maros tahun anggaran 2025, serta wawancara internal dengan pejabat terkait.

WhatsApp
Facebook
Twitter

Berita Terkait: