Kamera Maros, – Dalam upaya nyata mendukung visi dan misi Bupati Maros untuk mewujudkan “Maros Religius”, Camat Bontoa turun langsung ke tengah masyarakat untuk melaksanakan kegiatan sosial keagamaan yang menyentuh hati nurani. Bertempat di Dusun Tangngaparang, Desa Botolempangan, Kecamatan Bontoa, Kabupaten Maros, Camat Bontoa memimpin langsung penyaluran bantuan buku suci Al-Qur’an dan buku Iqra bagi anak-anak mengaji dan warga sekitar.27/8/2026.

Suasana haru dan gembira menyelimuti kedatangan Camat Bontoa Muh. Maudu, S.Hut., M.S.P.di Dusun Tangngaparang. Ratusan anak santri mengaji dan tokoh masyarakat berkumpul, antusias menyambut kehadiran pemimpin daerah mereka yang datang membawa bekal spiritual. Dalam kunjungannya, Camat Bontoa didampingi langsung oleh Kepala Dusun Tangngaparang,Samsul, yang juga ketua gmbi maros berperan aktif dalam pengorganisasian dan penyaluran bantuan agar tepat sasaran.
Bantuan yang disalurkan mencakup berbagai ukuran Al-Qur’an, mulai dari yang berukuran besar untuk bacaan di rumah ibadah hingga yang kecil dan praktis untuk dibawa bekal belajar. Selain itu, buku-buku Iqra juga diberikan kepada anak-anak yang baru memulai perjalanan mereka dalam mempelajari kitab suci tersebut. Distribusi dilakukan secara tertib, mencakup Dusun Tangngaparang dan area sekitarnya, memastikan manfaat dari kegiatan ini dapat dirasakan luas oleh masyarakat Lempangan.

Kegiatan positif yang diinisiasi oleh Camat Bontoa ini mendapatkan apresiasi tinggi dari berbagai pihak. Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Maros, secara khusus menyampaikan pujiannya atas inisiatif ini. Menurutnya, langkah Camat Bontoa adalah contoh teladan bagi para pemimpin daerah lainnya.
Muh. Maudu, S.Hut., M.S.P. Camat Bontoa, telah menunjukkan dedikasi yang tinggi bukan hanya sebagai pemimpin administratif, tetapi juga sebagai pemimpin spiritual bagi masyarakatnya. Visi ‘Maros Religius’ bukan sekadar slogan di atas kertas, tetapi hidup dan dipraktikkan melalui tindakan nyata seperti ini,” ujar Ketua SMSI Maros.
Lebih lanjut, Ketua SMSI Maros Harmin Thomaru menegaskan pentingnya menumbuhkan budaya berbagi bagi setiap pemimpin daerah. “Kita harus membudayakan berbagi, terutama di momen-momen yang mendekatkan kita pada nilai-nilai keagamaan. Berbagi Al-Qur’an dan Iqra adalah investasi jangka panjang untuk mendidik generasi muda Maros yang berakhlak mulia,” tambahnya.
Masyarakat Dusun Tangngaparang menyambut bantuan ini dengan penuh rasa syukur. Kegiatan ini tidak hanya7 memberikan sarana belajar bagi anak-anak mereka, tetapi juga menjadi bukti kehadiran pemerintah di tengah-tengah mereka, peduli terhadap kebutuhan fundamental mereka.
Diharapkan, sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan berbagai lembaga lainnya dapat terus terjalin erat untuk mewujudkan Kabupaten Maros yang lebih maju, sejahtera, dan religius sesuai visi yang telah dicanangkan.

