blank

Polemik Kuota Haji, PW GP Ansor Sulawesi Selatan Satu Intruksi Pimpinan Pusat

blank

KAMERA MAKASSAR – Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda (PW GP Ansor) Provinsi Sulawesi Selatan, tegak lurus dan mengikuti arahan yang telah ditetapkan Pimpinan Pusat GP Ansor dibawah komando Ketua Umum, H Addin Jauharudin, agar tidak melakukan hal-hal yang mencederai nama baik organisasi GP Ansor dalam menyikapi persoalan hukum yang dihadapi mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas.

Ketua PW GP Sulawesi Selatan, Muhammad Ridwan Yusuf, menegaskan bahwa seluruh struktur organisasi Ansor di daerah wajib menjaga disiplin organisasi. Hal tersebut merupakan bagian dari komitmen Ansor sebagai organisasi kader yang menjunjung tinggi sistem komando dan tata kelola organisasi yang tertib.

PW GP Ansor Sulawesi Selatan tegak lurus terhadap kebijakan dan arahan dari Pimpinan Pusat GP Ansor. Adanya persoalan hukum yang melibatkan mantan Ketua Umum PP GP Ansor, Gus Yaqut, pimpinan pusat telah memberikan mandat kepada Lembaga Bantuan Hukum GP Ansor untuk memberikan pendampingan hukum secara langsung.

Menurut Ridho, panggilan akrab ketua PW Sulawesi Selatan, langkah tersebut merupakan bentuk komitmen organisasi dalam memastikan setiap kader mendapatkan hak pendampingan hukum, secara proporsional serta tetap menghormati proses hukum yang berlaku.

“Pendampingan terhadap Gus Yaqut sepenuhnya ditangani oleh LBH PP GP Ansor yang memiliki kompetensi di bidang hukum, mereka telah ditugaskan secara resmi oleh Ketua Umum untuk mengawal proses hukum dengan pendekatan yang profesional dan sesuai koridor peraturan perundang-undangan.”

Sebagai organisasi kader, GP Ansor memiliki prinsip untuk tetap menjunjung tinggi supremasi hukum serta menghormati setiap proses yang sedang berjalan. Oleh karena itu, organisasi memilih menempuh jalur hukum dan mekanisme resmi dibandingkan langkah-langkah yang berpotensi menimbulkan polemik di ruang publik.

Meski demikian, Muhammad Ridwan menyampaikan bahwa secara moral dan emosional, para kader Ansor tentu memiliki rasa solidaritas terhadap sesama kader yang sedang menghadapi ujian. Namun dukungan tersebut harus tetap disampaikan dalam koridor organisasi serta tidak menyalahi garis kebijakan pimpinan.

Sebagai sesama kader tentu memberikan dukungan moral agar Gus Yaqut tetap kuat, sabar, dan menjalani proses hukum dengan baik. Namun secara organisasi, tetap mengedepankan sikap yang bijak dan mengikuti arahan pimpinan pusat.

Ketua GP Ansor Sulawesi Selatan mengimbau seluruh kader GP Ansor di Sulawesi Selatan untuk tetap menjaga nama baik organisasi, serta tidak melakukan tindakan yang dapat menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.

Ia berharap semua pihak dapat menghormati proses hukum yang sedang berjalan dan tidak terburu-buru menarik kesimpulan sebelum adanya keputusan resmi dari lembaga yang berwenang.

WhatsApp
Facebook
Twitter

Berita Terkait: