KAMERA MAROS – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) DDI Maros sukses menyelenggarakan kegiatan pelatihan bertajuk “Pemanfaatan Google Workspace dalam Pengelolaan Data Satu Pintu Administrasi Kantor Desa”. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, Rabu dan Kamis (11-12 Februari 2026), ini dipusatkan di Aula Kecamatan Bontoa, Kabupaten Maros.
Mendorong Transformasi Digital Desa
Kegiatan dimulai dengan sambutan dari Koordinator Kecamatan (Korcam) KKN STAI DDI Maros, Sunil. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan bahwa maksud utama dari kegiatan ini adalah untuk meng-upgrade pemahaman literasi digital para perangkat desa agar lebih relevan dengan perkembangan teknologi saat ini.
Acara dibuka secara resmi oleh Sekretaris Camat Bontoa, H. Maing, S.IP, yang mewakili Camat Bontoa. Dalam sambutannya, beliau memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas inisiatif mahasiswa KKN STAI DDI Maros.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat dan memudahkan proses kerja yang cepat serta pencadangan data otomatis. Kami berharap dengan pelatihan ini, setiap perangkat desa mampu bekerja lebih optimal dalam melayani masyarakat,” ujar H. Maing.
Pelatihan Intensif: Dari Teori hingga Praktik
Pada hari pertama, Nur Fauzan selaku pemateri sekaligus Koordinator Desa (Kordes) KKN Desa Tunikamaseang, memaparkan materi mengenai ekosistem Google Workspace sebagai media pengelolaan data satu pintu. Para perwakilan desa dan kelurahan sekecamatan Bontoa tampak menyimak materi dengan antusias hingga sesi berakhir.
Memasuki hari kedua, kegiatan berlanjut pada sesi praktik langsung. Para perangkat desa terlihat takjub saat mencoba kemudahan sistem seperti Google Forms, Google Docs, dan Google Sheets. Nur Fauzan membimbing peserta dalam pembuatan:
Survei kepuasan masyarakat dan buku tamu online.
Pemanfaatan Google Forms sebagai media pengumpulan data distribusi bantuan (seperti BLT) agar lebih akurat dan efisien.
Interaksi intensif terjadi antara pemateri dan peserta, di mana para perangkat desa mengakui bahwa mekanisme aplikasi gratis ini sangat efisien dalam membantu pengelolaan administrasi di tingkat desa/kelurahan.
Apresiasi dan Penutupan
Rangkaian kegiatan selama dua hari ini resmi ditutup oleh Kasi Umum Kecamatan Bontoa, Abdillah Assegaf, S.S., M.Hum, mewakili Camat Bontoa. Dalam sambutan penutupnya, beliau kembali menegaskan betapa signifikan dan pentingnya kegiatan ini bagi optimalisasi birokrasi desa.
“Terima kasih kepada mahasiswa KKN STAI DDI Maros atas dedikasinya. Kami juga mengapresiasi para perangkat desa yang hadir dan menyadari pentingnya transformasi digital ini. Semoga ilmu yang didapatkan segera diterapkan di desa masing-masing,” pungkas Abdillah Assegaf.
Kegiatan diakhiri dengan sesi foto bersama antara perangkat kecamatan, perangkat desa, dan seluruh mahasiswa KKN STAI DDI Maros sebagai simbol sinergi dalam membangun desa yang lebih modern.







