Kamera Sungguminasa, Gowa – Euforia membuncah di Lapangan Syekh Yusuf, Sungguminasa, Kabupaten Gowa, pada Kamis, 30 Oktober 2025, saat tim sepak bola Kabupaten Maros melaju ke babak semifinal Turnamen Sepak Bola Piala Gubernur Sulawesi Selatan 2025. Kemenangan dramatis 3–1 atas rival sengitnya, tim Bulukumba, menjadi saksi bisu perjuangan Maros dalam laga perempat final yang penuh ketegangan.

Pertandingan ini, yang digelar dalam rangka memperingati Hari Jadi Sulawesi Selatan ke-356 tahun, menyuguhkan tontonan yang menakjubkan sejak peluit babak pertama ditiup. Kedua tim tampil ngotot, saling jual beli serangan, namun disiplinnya lini pertahanan kedua belah pihak membuat skor kacamata 0–0 bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, perubahan strategi yang diterapkan oleh Pelatih Ahmad Yani, mantan punggawa Persim Maros, mulai menunjukkan hasil gemilang. Maros tampil lebih dominan, menguasai lini tengah, dan terus menekan pertahanan Bulukumba. Pecah kebuntuan terjadi di menit ke-38 melalui aksi brilian Aji Kurniawan yang berhasil mengoyak jaring gawang Bulukumba, membawa Maros unggul 1-0.

Tak berselang lama, tepatnya di menit ke-45, Aji Kurniawan kembali menunjukkan ketajamannya dengan mencatatkan namanya di papan skor untuk kali kedua, menggandakan keunggulan Maros menjadi 2–0. Tensi tinggi yang mewarnai laga ini mencapai puncaknya, dengan wasit memaksa mengeluarkan dua kartu merah untuk pemain Bulukumba akibat serangkaian pelanggaran keras dan protes berlebihan terhadap keputusan wasit. Bermain dengan sembilan pemain, Bulukumba semakin kesulitan membendung gelombang serangan Maros.
Menjelang akhir laga, Maros semakin memantapkan keunggulan menjadi 3–0 lewat skema serangan cepat yang diselenggarakan apik, tak lepas dari Arah taktis Pelatih Ahmad Yani. Bulukumba sempat memperkecil ketertinggalan di masa tambahan waktu lima menit menjadi 3–1. Namun, gol tersebut hanya menjadi hiburan sesaat, karena peluit panjang pun ditiupkan, mengukuhkan kemenangan Maros dengan skor akhir 3–1.

Kemeriahan dan arti penting laga perempat final ini tidak hanya terasa di lapangan. Sejumlah pejabat penting Kabupaten Maros turut hadir memberikan dukungan langsung, di antaranya Wakil Bupati Maros, Muetazim Mansyur, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Irfan Paharuddin, Kepala Baligbanda Sulaeman Samad, Kadis Parpora Suwardi Sawedi, serta Kepala MPP Nuryadin. Mereka berbaur bersama ribuan suporter setia kedua tim yang memadati Lapangan Syekh Yusuf, menciptakan suasana yang luar biasa.
Kemenangan ini disambut euforia oleh tim dan para suporter setia. Ketua Ikatan Suporter Maros (ISMA), Harmin Thomaru, yang hadir langsung di Gowa, menyatakan keyakinannya akan potensi Maros meraih gelar juara. “Kami sebagai suporter, meski berada di luar lapangan, akan terus mendukung dan mendoakan tim ASN Maros bisa juara di Liga Gubernur Sulsel ini. Semoga kami bisa mengalahkan Kabupaten Sidrap di semifinal,” ungkap Harmin penuh harap.

Dengan hasil gemilang ini, Maros kini menatap babak semifinal dengan kepercayaan diri tinggi, di mana mereka akan berhadapan dengan tim kuat Kabupaten Sidrap. Perjalanan menuju trofi Piala Gubernur Sulawesi Selatan 2025 semakin mendekati kenyataan bagi tim berjuluk “Laskar Butta Salewangang” ini. Seluruh mata kini diperingati pada laga semifinal, menanti aksi heroik Maros selanjutnya.







