Maros, Kameraliputan.com – Kabupaten Maros memperkuat upaya penanggulangan stunting dengan meresmikan program “Gerakan Tuntaskan Stunting” (GERTAS) atau Gerakan Pemberantasan Stunting. Kick-off acara yang dilaksanakan di Rumah Gizi Mazita Kelurahan Bontoa Kecamatan Mandai ini ditandai dengan kehadiran Gubernur Sulsel Bapak Sudirman Sulaiman didampingi Ketua TP PKK Provinsi Sulsel Ibu Naoemi Oktarina, ST

Ketua TP PKK Kabupaten Maros, Apt. Hj. Ulfiah Nur Yusuf Chaidir, S.Si., dengan bangga mendampingi Bupati Maros dalam kunjungan kerja tersebut, menegaskan komitmen daerah terhadap inisiatif kesehatan penting ini.
GERTAS dirancang sebagai program intervensi langsung yang bertujuan menyediakan makanan bergizi bagi anak di bawah usia dua tahun (baduta) dan ibu hamil yang menghadapi tantangan gizi. Inisiatif komprehensif ini juga mencakup edukasi gizi yang krusial dan bertujuan untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan ibu dan anak.
Dalam peluncuran tersebut, Bupati Maros menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya atas perhatian dan dukungan yang tak henti-hentinya dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terkait isu stunting. Beliau secara khusus mengapresiasi program unggulan Gubernur Sudirman Sulaiman, “Stop Stunting”, yang telah menunjukkan dampak luar biasa dalam menurunkan angka stunting di Kabupaten Maros.
“Alhamdulillah, Kabupaten Maros berhasil mencapai penurunan stunting terbesar di Sulawesi Selatan, turun dari 34,7% menjadi 22,4%, penurunan yang signifikan sebesar 12,3%,” ujar Bupati Maros. “Meskipun belum mencapai target nasional sebesar 19%, pencapaian ini merupakan hasil kerja keras semua pihak yang terlibat.”
Peluncuran GERTAS yang sukses menandakan komitmen berkelanjutan Maros untuk membangun generasi yang lebih sehat. Program ini diharapkan dapat menjadi langkah nyata dalam mempercepat penurunan angka stunting, memastikan masa depan yang lebih cerah dan sehat bagi anak-anak dan ibu-ibu di Maros.






