blank

Anggota Dprd Maros,H.Ikram Resmi Tutup Ujian Pemetaan Kompetensi ASN 2025, Kuatkan Profesionalisme Birokrasi

blank

Maros, Kamera Maros ,– Rangkaian panjang pelaksanaan Ujian Pemetaan/Penilaian Kompetensi dan Potensi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Maros Tahun 2025 resmi ditutup.Anggota Dprd Maros,H.Ikram Bersama Wakil Bupati Maros, Andi Muetazim Mansyur, ST, M.Si, secara langsung memimpin acara penutupan yang bertempat di Kantor Daerah Badan Kepegawaian Negara (BKN) IV Makassar pada Rabu kemarin.

Ujian yang melibatkan berbagai jenjang jabatan, mulai dari Administrator, Pengawas, Pelaksana, hingga Jabatan Fungsional, ini merupakan bagian integral dari upaya Pemkab Maros dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance) serta optimalisasi penempatan dan pengembangan karir ASN. Kegiatan ini dirancang untuk memetakan secara akurat tingkat kompetensi manajerial, sosial budaya, maupun teknis, serta potensi yang dimiliki oleh setiap ASN, guna mendukung pengambilan kebijakan yang berbasis data dalam manajemen kepegawaian.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Andi Muetazim Mansyur menyampaikan apresiasi tinggi atas partisipasi seluruh ASN dan keberhasilan penyelenggaraan ujian ini. “Penilaian kompetensi dan potensi ini adalah fondasi penting untuk membangun ASN yang profesional, berintegritas, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Ini adalah langkah konkret kita dalam mewujudkan birokrasi yang lebih adaptif dan melayani,” ujar Andi Muetazim. Beliau juga menggarisbawahi pentingnya kolaborasi antara Pemkab Maros, BKN, dan DPRD dalam menyukseskan program-program pengembangan SDM aparatur.

Acara penutupan ini dihadiri oleh Anggota DPRD Maros, H. Ikram, serta Kepala Badan Kepegawaian Negara Regional IV Makassar yang dalam kesempatan itu juga menegaskan komitmen BKN dalam mendukung reformasi birokrasi melalui peningkatan kualitas SDM ASN di daerah. Kehadiran Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Maros beserta pemangku kepentingan terkait juga ikut memeriahkan acara penutupan ini, menunjukkan dukungan penuh legislatif terhadap program peningkatan kapasitas ASN.

Hasil ujian pemetaan ini diharapkan menjadi landasan yang kuat bagi Pemkab Maros untuk melakukan rotasi, mutasi, promosi, serta penyusunan program pengembangan kompetensi yang lebih terarah dan personal bagi setiap ASN. Dengan demikian, setiap posisi di pemerintahan akan diisi oleh individu yang paling kompeten dan berpotensi, yang pada akhirnya akan meningkatkan efektivitas kinerja organisasi dan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat Kabupaten Maros.

Penutupan rangkaian ujian ini menandai babak baru bagi manajemen ASN di Kabupaten Maros. Komitmen Pemkab Maros dalam investasi pada sumber daya manusia aparatur diharapkan mampu membawa Maros menuju pelayanan publik yang prima dan pemerintahan yang bersih, efektif, dan melayani.

WhatsApp
Facebook
Twitter

Berita Terkait: