TAKALAR, Kamera Politik – Sebuah momen langka dan penuh makna terjadi dalam kontestasi politik di Kabupaten Takalar. Dua calon bupati yang merupakan rival, Mohammad Firdaus Daeng Manye dan Syamsari Kitta, tampak hadir bersama dalam satu panggung pada acara kampanye calon Gubernur Sulawesi Selatan nomor urut 02, Andi Sudirman Sulaiman.
Pemandangan tak biasa ini terjadi saat Andi Sudirman Sulaiman memenuhi undangan kampanye di Desa Galesong Kota, Kecamatan Galesong, Kabupaten Takalar, pada Rabu, 2 Oktober 2024.
Kehadiran kedua calon bupati Takalar, yakni Mohammad Firdaus Daeng Manye (nomor urut 01) dan Syamsari Kitta (nomor urut 02), dalam acara yang sama menjadi sorotan utama. Momen ini dinilai sebagai pertanda positif bagi iklim demokrasi menjelang Pilkada Takalar 2024.
Acara tersebut diinisiasi oleh Ketua Lembaga Adat Karaeng Galesong, Moh. Roem Karaeng Mattawang, yang juga merupakan tokoh senior dan mantan Ketua DPRD Sulsel. Dalam sambutannya, Karaeng Mattawang menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan yang tinggi atas kehadiran Andi Sudirman di tengah-tengah masyarakat Galesong.
“Atas nama masyarakat Galesong dan Pemangku Adat, kami menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada Bapak Andi Sudirman yang telah hadir di tempat kami,” ujar Roem.
Lebih lanjut, ia menyoroti keunikan acara tersebut yang berhasil menyatukan dua figur yang sedang bersaing memperebutkan kursi Bupati Takalar. Menurutnya, kehadiran Andi Sudirman telah membawa kesejukan dan kedamaian dalam atmosfer politik lokal.
“Di sini hadir juga dua Calon Bupati Takalar. Dulu tidak bisa ketemu di satu tempat. Tapi baru terjadi kali ini, mereka bisa bertemu di satu tempat,” jelasnya.
Roem menambahkan bahwa momen ini menunjukkan adanya perubahan signifikan dan tingkat kedewasaan berdemokrasi yang semakin matang di Takalar. “Di sini sudah terjadi banyak perubahan, kedewasaan dalam berdemokrasi,” tegasnya.
Pertemuan bersejarah ini menjadi bukti bahwa persaingan politik tidak harus diwarnai perpecahan. Kehadiran seorang figur pemimpin tingkat provinsi seperti Andi Sudirman Sulaiman ternyata mampu menjadi jembatan pemersatu, menciptakan suasana yang lebih kondusif dan damai bagi seluruh kontestan dan masyarakat di Pilkada Takalar.







