Maros – Rapat Paripurna Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) perubahan Kabupaten Maros telah usai dilaksanakan. Hasilnya APBD perubahan Kabupaten Maros 2023 sebesar Rp1.569.808.957.384.
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Maros HA Patarai Amir mengatakan dalam Paripurna yang digelar digedung utama DPRD Maros itu menekankan ke Pemerintah Daerah (Pemda) Maros agar memprioritaskan program-program penting.
“Kita akan kembali melakukan paripurna untuk mendengar pandangan-pandangan fraksi dan selanjutnya akan dilakukan jawaban terhadap eksekutif,” tuturnya.
Sementara itu, Bupati Maros Chaidir Syam mengatakan dalam anggaran perubahan kali ini pihaknya masih menyiapkan anggaran Covid-19, nilainya mencapai Rp8 miliar.
“Itu untuk insentif nakes (tenaga kesehatan) di rumah sakit,” ucapnya usai rapat paripurna penyerahan KUA-PPAS Perubahan 2023 di ruang rapat utama DPRD Maros.
Selain Covid-19, Pemda Maros juga menyertakan dana sharing untuk Pilkada tahun 2024. Nilainya pun lumayan besar.
“Dana pilkada sekitar Rp17 miliar. Yang utama juga anggaran BPJS dalam mendukung full kegiatan UHC,” ucapnya.
Program lain yang ikut diakomodasi adalah gaji PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja). “Kemudian masih ada beberapa perbaikan fasilitas,” kata Chaidir.







