KAMERA GOWA, – Suasana khidmat dan penuh harapan menyelamatkan ruang rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gowa, ketika Bupati Husniah Talenrang secara langsung menghadiri agenda krusial yang akan menjadi cetak biru pembangunan Gowa di masa mendatang. Kehadiran Bupati menandakan sinergi yang kuat antara eksekutif dan legislatif dalam merumuskan kebijakan yang responsif dan berpihak kepada masyarakat.

Rapat paripurna kali ini menjadi momen penting dengan tiga agenda utama yang menjadi sorotan:
1. Penetapan Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda): Fondasi Legislatif untuk Masa Depan
Agenda pertama adalah penetapan Propemperda, sebuah kerangka kerja yang akan mendorong pembentukan peraturan daerah sepanjang tahun. Bupati Husniah Talenrang menekankan bahwa Propemperda bukan sekedar daftar, melainkan komitmen untuk menciptakan landasan hukum yang kuat, adaptif, dan inovatif.
“Propemperda ini adalah pondasi kita. Dengan peraturan daerah yang berkualitas, kita dapat memastikan setiap program pembangunan memiliki pijakan hukum yang kokoh, memberikan kepastian bagi investasi, dan melindungi hak-hak masyarakat,” ujar Bupati. Penetapan ini menjadi langkah strategis untuk memastikan setiap inisiatif pemerintah daerah memiliki payung hukum yang jelas, mendorong tata kelola pemerintahan yang baik menuju Gowa yang lebih maju dan tertata.
2. Penguatan Layanan Publik: Perubahan Perda tentang Penyertaan Modal PDAM Tirta Jeneberang
Agenda kedua fokus pada penguatan salah satu layanan dasar vital, yakni air bersih. DPRD Gowa bersama Pemerintah Kabupaten menetapkan perubahan kedua atas Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2016 tentang Penyertaan Modal Daerah kepada Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Jeneberang.
Langkah ini menunjukkan komitmen serius Pemerintah Kabupaten Gowa di bawah kepemimpinan Bupati Husniah Talenrang untuk meningkatkan kualitas dan jangkauan pelayanan air bersih bagi seluruh warga Gowa. Penyertaan modal daerah yang diharapkan akan memacu PDAM Tirta Jeneberang untuk melakukan modernisasi infrastruktur, ekspansi jaringan, serta peningkatan efisiensi operasional.
“Air bersih adalah hak dasar setiap warga negara. Dengan penyertaan modal ini, kami berharap PDAM Tirta Jeneberang dapat mempercepat peningkatan kapasitas dan distribusi, memastikan pasokan udara yang berkualitas dan berkelanjutan hingga ke pelosok-pelosok Gowa,” tegas Bupati, menekankan agenda urgensi ini untuk kesejahteraan masyarakat.
3. Kompas Strategi Pembangunan: Penetapan APBD Kabupaten Gowa Tahun Anggaran 2026
Puncak dari rangkaian pembahasan adalah penetapan Peraturan Daerah tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Gowa Tahun Anggaran 2026. APBD 2026 bukan sekadar angka-angka, melainkan cerminan prioritas pembangunan, alokasi sumber daya, dan rencana strategi untuk satu tahun ke depan.
Dalam acaranya, Bupati Husniah Talenrang menyampaikan bahwa penyusunan APBD tahun 2026 telah melalui proses yang komprehensif, melibatkan berbagai masukan dari OPD, masyarakat, dan pemangku kepentingan terkait, serta sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).
“APBD 2026 adalah kompas strategis kita. Di dalamnya terkandung visi Gowa yang sejahtera, inovatif, dan berkeadilan. Kami memastikan alokasi anggaran akan fokus pada sektor-sektor prioritas seperti pendidikan, kesehatan, infrastruktur, pemberdayaan ekonomi masyarakat, serta pelestarian lingkungan,” jelas Bupati, memberikan gambaran jelas tentang arah penggunaan APBD.
Penutup: Langkah Bersama Menuju Gowa Gemilang
Rapat paripurna ini bukan sekedar formalitas legislatif, namun merupakan wujud dari semangat kolaborasi antara Bupati Husniah Talenrang dan DPRD Gowa dalam melihat masa depan Gowa yang lebih cerah. Dengan Propemperda sebagai pijakan, penguatan PDAM sebagai jaminan layanan dasar, dan APBD 2026 sebagai peta jalan, Kabupaten Gowa siap melangkah maju menapaki tahun-tahun pembangunan yang produktif dan berdampak.
Kehadiran Bupati secara langsung ini tidak hanya menunjukkan penghargaan terhadap proses legislatif, namun juga komitmen penuh kepemimpinannya untuk memastikan setiap keputusan yang diambil benar-benar mewakili aspirasi dan kebutuhan seluruh masyarakat Kabupaten Gowa. Ini adalah awal dari babak baru pembangunan yang lebih solid dan terarah.






